Pages - Menu

Senin, 06 April 2015

Ikuti Jalan TUHAN

Ada waktu dimana TUHAN membiarkan kita berjalan dengan cara kita sendiri sampai akhirnya DIA akan berkata 'Cukup sampai disini kau menggunakan caramu sendiri, sekarang pakai CaraKU!'

Contohnya, ketika Daud membawa Tabut Elohim kembali ke Yerusalem, Daud pakai caranya sendiri, pikirannya sendiri. Daud berpikir dengan dia memakai metode yang terhormat menurutnya, dengan memakai pengangkut kereta pengangkut Tabut dan Daud menari didepan Tabut itu membuat TUHAN suka dan berkenan, tapi kenyataannya tidak seperti itu. Sampai pada jarak tertentu ketika tiba di Nakhon, lembu pengangkut Tabut tersandung dan Uza bermaksud 'menolong' dan memegang Tabut dimana akhirnya Uza mati tersambar Kemuliaan TUHAN.

Daud pakai caranya sendiri sampai TUHAN memberikan Shock Terapi buat dia lewat kematian Uza. Itu menyadarkannya bahwa caranya 'Salah' dan tidak sesuai keinginan TUHAN walau Daud baru bisa menyadari lewat waktu yang cukup lama.

Nakhon dalam bahasa Ibrani berarti 'Siap', Tabut tergelincir di Nakhon, berarti mereka 'Tidak Siap!' karena terbukti mereka pakai cara manusia, cara mereka sendiri.

Dan hasilnya TUHAN membunuh Uza, Uza dalam bahasa Ibrani berarti kekuatan, kemampuan. TUHAN tidak suka caraNYA disusupi ide-ide manusia yang'sok' menolong, karena sampai kapanpun Hadirat dan Kemuliaan TUHAN tidak perlu pertolongan kekuatan manusia justru manusia yang butuh pertolongan TUHAN.

Jika kita masih berjalan dalam kehidupan kita pakai cara kita dan hanya meminta TUHAN menyetujuinya mungkin saja itu tidak akan bertahan lama dan DIA akan dengan segera memberikan anda 'Shock Terapi' dan menggoncangkan hidup anda sampai anda sadar bahwa anda tidak siap dan cara anda salah dalam mengikuti kehendak TUHAN, dan anda akan kembali ke Jalur yang TUHAN memang inginkan anda berjalan diaitu dengan CaraNYA.

Shalom!!!

Salam Kasih,
Joseph Raphael Prima

Tidak ada komentar:

Posting Komentar