Pages - Menu

Selasa, 28 Juli 2015

Chesed - Perjanjian Kasih



Dalam pembacaan Torah minggu ini 16 Av 5775 ( Parashat Vaetchanan ), Musa mengingat kembali pewahyuan yang mengagumkan dari Torah di gunung Sinai, yang menggambarkan bagaimana gunung "menyala sampai jantung surga" (בּעֵר בָּאֵשׁ עַד-לֵב הַשָּׁמַיִם) ketika Sepuluh Perintah ELOHIM yang diucapkan dan tertulis pada dua loh batu / tablet (Ulangan 4: 11-13).

Orang bijak yahudi / rabbi mengatakan bahwa 2 loh batu / tablet itu mewakili hati, seperti yang dikatakan, "tulis mereka pada loh hatimu" (Amsal 3:3), dan firman ELOHIM disamakan dengan api yang mengungkapkan gairah /passion besar dari hati Tuhan bagi kita (Yeremia 23:29; Ulangan 4:24).

Namun tragisnya, dua tablet hancur setelah orang-orang israel tidak bisa melihat jantung surga (לב שמים), dan karena itu TUHAN memerlukan patah hati, kehancuran hati, peremukan hati - teshuvah yang artinya berbalik, kembali - untuk melihat kemuliaan-Nya sekali lagi.

Oleh karena itu kita melihat bahwa TUHAN YESHUA meninggal karena patah hati, hancur hati, remuk hati di atas kayu salib untuk kita kembali kepada ELOHIM, ketika api membakar semangat / passion kepada jantung surga, dan di dalam mesirat ha'nefesh (pengorbanan) NYA kita melihat kemuliaan ELOHIM yang lebih besar. *hancur hati karena kedegilan kita, dosa-dosa kita*

"Let not steadfast love and faithfulness forsake you; bind them around your neck; write them on the tablet of your heart." - Proverbs 3:3

Amsal 3:3 Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu.

Terjemahan Ibrani :

חֶסֶד וֶאֱמֶת אַל־יַעַזְבֻךָ
קָשְׁרֵם עַל־גַּרְגְּרוֹתֶיךָ
כָּתְבֵם עַל־לוּחַ לִבֶּךָ

chesed ve’emet al-ya’azvukha
koshrem al gargerotekha
kotvem al lu’ach libekha

[Hebrew for Christian]

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



Dalam terjemahan Ibrani diatas kata "Kasih dan Setia" atau bisa kita bahasakan menjadi Kasih Karunia tertulis dengan kata "Chesed".

Ada lebih dari 5 kata Ibrani yang digunakan untuk kalimat Kasih Karunia dalam bahasa kita ini, dan seluruhnya berbeda tergantung dari tujuan, kehendak yang TUHAN mau sampaikan.

Untuk kata "Chesed", Chesed digunakan untuk tujuan peneguhan/pernyataan Perjanjian. Makna dari Chesed sendiri adalah Anugerah pemberian kuasa yang melimpah dalam kehidupan melalui perjanjian kita dengan TUHAN.

Kata Ibrani Chesed ini juga menggambarkan tentang memberikan perkenanan dalam bentuk kasih yang kuat, kasih yang dijanjikan. Chesed berbicara tentang kasih yang tak berkesudahan yang diwujudkan dengan Perjanjian/Kontrak/Hukum.

Jadi ketika TUHAN membicarakan tentang Torah, DIA sedang membicarakan tentang PerjanjianNYA dengan orang Israel (dan orang asing yang tinggal bersama-sama dengan mereka - Yehezkiel 47:22).

Jika kita lihat arti lain dari Torah sendiri yang adalah Lev atau Hati (Huruf pertama dan terakhir dari Torah jika digabungkan terbaca Lev), dimana 2 Loh Batu itu juga menggambarkan bentuk Hati maka itu seperti TUHAN berkata, " Torah adalah HatiKU sendiri."

Kata Chesed dalam huruf Ibrani tertulis חסד dimana nilai gematria keseluruhan kata Chesed berjumlah 72.

Kata Ibrani Lev (Hati), Zabach (Pengorbanan), Ohel (Tabernakel), Kabod (Kemuliaan) juga sama-sama memiliki nilai gematria yang berjumlah 72.

TUHAN memperlihatkan suasana TabernakelNYA untuk yang pertama kali di Sinai, dimana DIA berikan Torah yang diletakkan didalam Tabut Perjanjian didalam Ruang Maha Kudus di dalam TabernakelNYA. 2 Loh Batu Torah pernah hancur, dan Hati TUHAN YESHUA pun hancur ketika DIA tebus dosa setiap kita dan dalam PengorbananNYA kita dapat melihat KemuliaanNYA yang lebih besar dari Kemuliaan yang DIA tunjukkan di Gunung Sinai.

Semuanya adalah tentang Perjanjian Abadi yang DIA berikan, yaitu HatiNYA sendiri.

TUHAN YESUS berkati....

Salam Kasih,

Joseph Raphael Prima

Jumat, 24 Juli 2015

Sowing for Mission Trip Japan 2015

Shalom,

2 days ago a friend gave info to Mission Trip with Mahanaim to Japan on August 4, 2015.

To pray for Japan (spiritual warfare). One aim to Hokkaido (New opened one place because there is no funding so not yet decided to join the PIC).

At the time I received the news, I was confronted to the Lord. Suddenly my heart broke, and I was crying. Japan has long been the Lord put in my heart.

At that time I was asked what I had to join or not to the Lord. When I was testing, I contact the PIC. And may participate with their own funds.

PIC notify the needed funds amounting to Rp. Rp40,000,000.00 (-+ US $3000) for a 7 day trip - Tickets, Transport, Accommodation, Eating etc.

And PIC provides advice to share this, but I did not unusual and the heart can not share a model like this.

But Lord slapped me through two of his servants, Andrew Wommack and Rene Picota. And the Lord say this as vanity.

Finally I decided to share it.

Which was moved to be able to sow let's sow:

Bank Account : BCA (Bank Central Asia) 0373595974 a.n Primantoro Hendro

If insufficient funds to go, I go, but if not I will transfer sprinkles (sow) coming into the team that went to Japan.

Estimation 2-3 days ahead of having to take care of Visa and Ticket Issued.

I believe every Sprinkles not be Back in vain.

Glory unto the LORD JESUS CHRIST.

Lord Jesus bless ...




Shalom,

2 hari lalu seorang teman memberikan info untuk Mission Trip bersama Mahanaim ke Jepang tanggal 4 Agustus 2015.

Untuk arak-arakan juga spiritual warfare untuk Jepang. Salah satu tujuannya ke Hokkaido (Baru dibukakan satu tempat karena belum ada dana jadi belum diputuskan gabung oleh PIC).

Pada waktu saya terima berita ini, saya hadapkan ke TUHAN. Tiba-tiba saja hati saya hancur, dan saya menangis. Memang sudah lama Jepang TUHAN taruh di hati saya.

Waktu itu saya masih tanyakan apa saya harus bergabung atau tidak ke TUHAN. Ketika saya masih uji, saya hubungi PIC. Dan boleh ikut dengan dana sendiri.

PIC memberi tahu dana yang dibutuhkan sebesar Rp. 40.000.000,00 untuk 7 hari trip - Tiket PP, Transport, Penginapan, Makan dll.

Dan PIC memberikan saran untuk share hal ini, namun memang saya tidak biasa dan hati tidak bisa model share seperti ini.

Tapi TUHAN tampar saya lewat dua hambaNYA, Andrew Wommack dan Rene Picota. Dan TUHAN katakan hal ini seperti kesombongan.

Akhirnya saya putuskan untuk share hal ini.

Yang tergerak untuk menabur bisa menabur ke :

Rek. BCA 0373595974 a.n Primantoro Hendro

Jika dana yang masuk mencukupi saya berangkat, namun jika tidak saya akan transfer taburan yang masuk ke team yang berangkat ke Jepang.

Estimasi 2-3 hari kedepan karena harus urus Visa dan Issued Ticket.

Saya percaya tiap Taburan tidak akan Kembali dengan sia-sia.

Kemuliaan hanya bagi TUHAN YESUS KRISTUS. 

TUHAN YESUS berkati...

Senin, 20 Juli 2015

Tinggal di dalam Rumah TUHAN

And I shall dwell in the house of God forever.
PSALMS (23:6)

וְשַׁבְתִּי בְּבֵית יְ-הוָה לְאֹרֶךְ יָמִים
תהילים כג:ו

v'-shav-tee b'-vayt a-do-nai l'-o-rekh ya-meem

Mazmur 23:6 dan aku akan diam dalam rumah TUHANsepanjang masa. 

Dalam bahasa Ibrani, kata " v'-shav'-ti atau shav'-ti " mempunyai dua arti, dapat berarti ' to dwell - diam / tinggal ' dan dapat pula berarti ' i will return - aku akan kembali '.

Raja Daud berdoa agar dia tidak hanya tinggal diam di dalam Istana TUHAN namun agar Daud dilayakkan untuk kembali masuk kedalam IstanaNYA berkali-kali dan mempunyai hubungan yang intim dan berkelanjutan.

Shav'-ti terdiri dari huruf Ibrani " Shin, Bet, Tav dan Yod " dimana keseluruhannya mempunyai nilai gematria 712, dimana ada dua kata Ibrani yang punyai nilai yang sama, yaitu Chadash dan Ba'ar yang artinya Diperbaharui dan Dibakar.

Dimana ketika kita bertemu TUHAN, berjumpa dengan DIA kita akan selalu mendapatkan pembaharuan dalam hidup kita. Bahkan semua kelemahan, kedagingan, keduniawian kota terbakat oleh ApiNYA yang Kudus sehingga kita semakin serupa dengan DIA seperti keinginanNYA sejak semula.

Ada satu lagi rahasia di dalam kata ' Shav'-ti ' ini dalam setiap huruf Ibraninya :
1. Shin yang berarti atau dilambangkan sebagai EL SHADDAI, atau bisa dikatakan juga melambangkan Trinitas.
2. Bet punya arti Rumah, Kediaman.
3. Tav punya arti tanda, materai.
4. Yod punya arti tangan.

Dengan kata lain Daud ketika mengatakan ' Shav'-ti ' saat dia ingin tinggal dalam Rumah TUHAN seperti berkata, " Biarkan aku selalu tinggal di dalam RumahMU, dan biarlah dengan tanganMU, KAU tandai (materaikan) aku sebagai milik kepunyaanMU. "

HaleluYAH!!!

YESHUA Bless Us...

Salam Kasih

Joseph Raphael Prima




Pray :

YESHUA!!! Kami balik TUHAN, kami berbalik dari jalan-jalan kami yang jahat, kami berbalik pada panggilanMU yang Kudus, pada rencanaMU untuk hidup setiap kami.

Biar kami, hidup, biar kami balik, biar kami pulang kedalam RumahMU...

Dan biar kami jadi milikMU untuk selama-lamanya, milik pribadiMU, milik kepunyaanMU, kami milikMU!!!

YESHUA, i'm come back, i return to YOU!!!

KAU yang setia, ampuni ketidaksetiaan kami. Ampuni perselingkuhan kami, yang menduakan ENGKAU. Ampuni persundalan kami, ampuni kebebalan kami.

Biar kami jadi milik kesayanganMU!!!

Kami kembali sekarang TUHAN, kami kembali di hari ini. Kami putuskan KAU yang pertama dan terakhir, Aleph dan Tav buat hidup kami, Alfa dan Omega yang menjagai hidup kami.

TUHAN, kami milikMU... Kami milik Kekasih kami.

Biarlah kami hidup hanya menurut apa yang ENGKAU rancangkan.

PAKSA KAMI UNTUK IKUT ENGKAU SEPANJANG HIDUP KAMI!!!

Hineni, Here i am my ADONAI.

In the Shem HaShem (di dalam Nama Sang NAMA - NAMA Segala Nama), YESHUA HA MELEKH... we are YOUR Son and Daughter, YOUR Prince and Princess, YOUR Bride. Amen!!!

Minggu, 19 Juli 2015

Ketubah dan Goel

 " Goel "


Dalam Tradisi Yahudi, dalam sebuah Pernikahan ada seorang (biasanya laki-laki) yang diutus oleh Mempelai Laki-Laki untuk datang kepada Mempelai Perempuan dan Keluarganya.

Seorang utusan ini dalam bahasa Ibrani disebut Goel, atau dalam bahasa Yunani Parakletos, Penolong yang bertugas mengadakan Perjanjian Pernikahan antara Mempelai Laki-Laki dan Mempelai Perempuan. *Contoh di Alkitab adalah Eliazer yang menjadi Goel untuk Ishak*

Perjanjian Pernikahan ini ditulis dalam sebuah Kertas seperti sebuah Sertifikat dan disebut Ketubah dimana di dalam Ketubah terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi ditandatangani oleh Kedua Mempelai.

Seorang Goel itulah yang membawa Ketubah ini, yang bertugas untuk membantu berlangsungnya Perjanjian Pernikahan yang dilakukan sebelum Pernikahan, atau bisa dibilang Perjanjian Pranikah, Pertunangan.

" Ketubah "

Kata pertunangan dalam bahasa Inggris “to betroth” (Ibrani) yang mendasari kata “betrothal” atau , berarti perjanjian nikah sekalipun proses pernikahan itu belum selesai dengan diadakannya perjanjian nikah. Beberapa kejadian di Alkitab merujuk wanita yang telah mengadakan perjanjian ini telah dianggap bersuami (berstatus sebagai istri).

2 Samuel 3:14 -> my wife whom I have betrothed” (“erasti”) NIV. Mikhal menjadi istri Daud saat itu masih dalam pertunangan.

Ulangan 22:23,24 orang yang tidur dengan wanita yang berstatus ‘bertunangan’ dianggap tidur dengan istri orang lain.

Dalam tradisi Yahudi, pertunangan adalah sebuah hal yang sangat suci, sama seperti Pernikahan. Ketika Mikhal dan Daud bertunangan, saat itu juga Mikhal sudah menjadi Istri Daud sekalipun prosesi Pernikahan belum selesai. Mengapa suci? Karena bahasa Ibrani dari Pernikahan adalah Kiddushin yang juga berarti Penyucian.

Perjanjian yang dilakukan ini mengikat, tidak seperti pengertian pertunangan yang dianut masyarakat modern sekarang ini. Karena memang Pertunangan dan Pernikahan sejak awal BUKANLAH ide manusia melainkan Ide TUHAN.

" Gunung Sinai - Ketubah (Torah) diberikan "

Hal ini dimulai ketika Bangsa Israel sampai di Gunung Sinai pada tanggal 6 Sivan. Musa mewakili Bangsa Israel menerima "Ketubah" dari TUHAN di Puncak Sinai, 2 Loh Batu, 10 Perintah, Torah adalah Ketubah yang TUHAN berikan kepada Calon MempelaiNYA.

" Loteng Yerusalem - Goel (Roh Kudus) diberikan "

Lalu ribuan tahun berlalu, dan tepat pada tanggal 6 Sivan pula para Murid TUHAN YESUS menerima Ruach HaKodesh di loteng Yerusalem. Ruach HaKodesh adalah Goel bagi kedua Mempelai, TUHAN dan GerejaNYA sebagau Mempelai PerempuanNYA.

Goel dan Ketubah tidak bisa dipisahkan satu sama lain karena keduanya saling berkaitan dengab Perjanjian Pernikahan.

Pada jaman Musa, ROH TUHAN yang ada pada Musa lah yang menjadi Goel dan TUHAN sendiri yang menuliskan KetubahNYA dan memberikan kepada MempelaiNYA diwakili oleh Musa.

Pada jaman Musa KetubahNYA diberikan dalam bentuk Fisik dan masih ada sampai saat ini. Namun di jaman sebelum Musa dan jaman setelah TUHAN YESUS kembali ke TahtaNYA di Sorga, KetubahNYA, TorahNYA dibawa oleh Sang Goel, dibawa oleh ROH KUDUS dan dituliskanNYA didalam hati kita (Yeremia 31:33 & Ibrani 8:10), bait ROH KUDUS. Maka dari itu ketika kita terima ROH KUDUS maka kita terima juga TorahNYA, Ketubah, Perjanjian Pernikahan dengan DIA.

Torah dan ROH KUDUS itu sepaket, satu kesatuan, Goel dan Ketubah. Maka kita tak akan pernah bisa menerima yang satu dan menolak yang lain karena itulah alasan TUHAN memberikan Torah dan ROH KUDUS kepada bangsa Israel di tanggal yang sama, yaitu tanggal 6 Sivan.

Baruch YESHUA ADONAI, HaleluYAH!!!

TUHAN YESUS memberkati...

Salam Kasih,

Joseph Raphael Prima

Selasa, 07 Juli 2015

Hari dimana Nuh hidup

Mengapa hari-hari terakhir TUHAN katakan seperti hari dimana Nuh hidup?

Matius 24:37-39 "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

Mengapa TUHAN memakai Jaman Nuh sebagai Tanda Akhir Jaman? Bukan hanya karena kejahatan yang sama dan terus meningkat, apalagi kalo kita lihat event yang heboh hari-hari ini, Pelangi 6 warna (Pride) VS Pelangi 7 Warna (Noah Covenant), jelas bahwa ini adalah hari-hari seperti hari dimana Nuh hidup.

Nama Nuh berasal dari bahasa Ibrani נֹחַ, נוֹחַ(Nōăḥ), yang berarti "hinggap", "menentramkan", "berhenti", atau "istirahat" (2 Raja-raja 2:15; Ratapan 5:5; Ulangan 5:14). Arti nama Nuh berdasarkan asal kata tersebut adalah "sabat", "istirahat", dan "penghiburan".

Jika kita lihat dari sisi arti nama Nuh dari bahasa Ibrani, maka itu juga menjadi tanda bahwa alasan TUHAN memakai Nuh nenjadi tanda adalah Hari-Hari Terakhir adalah Hari-Hari menuju Hari Shabbat Besar TUHAN, atau Shabbat Ha Gadol, yaitu Millenium ke 7, Hari Ke 7... Kerajaan 1000 Tahun.

Dan itu juga berhubungan dengan Rapture, mari kita lihat di Kitab Yesaya,

Yesaya 60:8 Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya?

Dari seluruh Pasal Yesaya 60, hanya ayat ini saja yang mempunyai "bahasa" yang berbeda. Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya? Itu menjelaskan bagaimana Rapture nanti, kita seperti Merpati pulang ke kandang, ke Kerajaan Surga. Sesuai dengan arti nama Nuh yang juga "Hinggap", Hinggap ke Kandang.

Lalu selanjutnya orang-orang yang di rapture oleh TUHAN, akan dihibur, ditentramkan dan juga beristirahat... namun juga dilatih untuk Perang Terakhir, Perang Armageddon, Perang bersama TUHAN YESHUA Sang Panglima Agung melawan Lucifer dan pasukannya di bumi.

Lalu setelah perang itulah, masa restorasi, Yerusalem Baru turun dan Masa Kerajaan 1000 Tahun dimulai.

Terus berjaga-jaga karena iblis tidak akan tinggal diam, terus masuk kedalam level keintiman terdalam, kerjakan panggilan, tuntaskan setiap mandat dan jatah, terus tuai jiwa-jiwa, tuai setiap jarahan untuk dikembalikan ke TUHAN, dan ingat kita ada di masa-masa seperti dimasa Nuh hidup serta jangan lupa bahwa hari-hari Nuh dimulai dengan masa meningkatnya "Torahlessness" atau masa dimana Torah sudah tidak dianggap penting lagi - Kitab Yobel 5.

Shalom!!!

Salam Kasih,

Joseph Raphael Prima


TUHAN YESHUA memberkati...

Referensi tentang Nuh :
- Kitab Kejadian 6-9 (Include Nephilim)
- Kitab Yobel 4:33 - 7:39
- Kitab Henokh 6-16 (Include Nephilim)
- Kitab Yaser 6-9

Sabtu, 27 Juni 2015

Attention

Shalom,

Untuk beberapa post terakhir ini saya meminta maaf karena mungkin paragraf serta penempataan kalimat tidak serapi postingan sebelumnya termasuk post ini

Dikarenakan laptop saya bermasalah (sudah hampir 6 tahun penggunaan) dan saya sedang menunggu laptop baru saya mengetik lewat android saya yang mana meman sangat jauh perbedaan saat mengetik di laptop dan android

Mohon bantu doakan agar saya cepat bisa beli laptop yang baru / laptop baru segera datang karena selain untuk post di blog ini laptop tersebut jua diperlukan untuk kuliah

GBU all


Rabu, 17 Juni 2015

Yobel Besar ~ 3 Tammuz 5775 ~





   Shalom, hari-hari ini jika kita lihat dan dengar banyak suara Sangkakala ditiup hampir diseluruh bagian bumi. Namun dibarengi pula dengan 'kontroversi' pula, ada yang sependapat namun ada yang tidak. Tidak usah berbantah, buat saya itu real karena kita sedang menuju ke Yobel Terakhir, Yobel ke 70, Yobel Besar atau dalam bahasa Ibrani Yovel Ha Gadol, dimana dalam ilmu Gematria Alephbeth, Yovel dan Gadol sama-sama punya value berjumlah 48, Israel merdeka dan berdiri sebagai sebuah Negara tahun 1948 yang dikenal sebagai munculnya Tunas Pohon Ara lalu 48, kita hitung 4+8=12, maka berkat 12 Gerbang, 12 Suku dan 12 Rasul dicurahkan saat Yobel, apalagi pada saat Yobel Besar!!!

   Apa itu tahun Yobel? Menurut Wikipedia Tahun Yobel (Ibrani: יובל) adalah salah satu perayaan keagamaan dalam tradisi Yahudi. Secara sederhana, tahun ini dikenal sebagai tahun ke-limapuluh yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan ungkapan jubilee.[1][2] [1] Dalam tradisi Yahudi, tahun Yobel dirayakan bersamaan dengan Hari Raya Pendamaian (Ibrani: yom kippur).[3] Perayaan ini dibuka dengan meniupkan sangkakala (shofar) yang tidak hanya menjadi tanda dimulainya perayaan, tetapi juga menjadi seruan pembebasan bagi para budak, termasuk pembebasan lahan pertanian.[4] Secara rinci, informasi mengenai perayaan tahun Yobel dapat dibaca di dalam Imamat 25.[1] Tahun Yobel dirayakan satu kali dalam setiap 50 tahun. Umat Israel menjadikan perayaan ini sebagai puncak dari siklus tujuh kali Tahun Sabat (karena 1 Tahun Sabat sama dengan tujuh tahun, maka tujuh Tahun Sabat berjumlah 49 tahun).[1][5] Menurut keterangan dari penulis kitab Imamat, perayaan ini diawali dengan meniupkan shofar. Pelaksanaan perayaan tahun Yobel yang bertepatan dengan Hari Raya Pendamaian (Yom Kippur) tampaknya bukan tanpa alasan karena keduanya menyuarakan pesan moral yang kait-mengait, yaitu penebusan dan pembebasan.[1]

   Sebenarnya kita masuk Yobel Besar itu nanti pada tanggal 1 Tishri 5776 atau 13-14 September 2015 (petang ke petang). Dan ketika KKR Bahtera diadakan tanggal 18-20 Juni 2015, dan temanya Yobel Besar disitu saya mulai muncul pertanyaan ke TUHAN, kenapa Bahtera merayakan Yobel Besar lebih awal? (Merayakan dan masuk dengan Anugerah, bukan masuk secara waktu dan masa yang sudah ditentukan) Sempat saya pergumulkan beberapa waktu, dan TUHAN mulai jawab.

   Hari-hari ini, dalam masa KKR Bahtera Yobel Besar kita ada dalam bulan Tammuz. KKR dimulai pada tanggal 1 Tammuz, bulan Tammuz juga dikenal sebagai Month of Sin atau Bulan Dosa dimana pada bulan inilah bangsa Israel pada jaman dulu menyembah patung lembu emas. Maka dari itu seruan dari 6HT untuk kita masuk ke Yobel Besar harus bertobat dan pemberesan bukanlah suatu kebiasaan yang ada dalam KKR Bahtera yang lalu dan bukan karena selalu bulan Juni namun lebih kepada Faktor Yobel Besar dan Bulan Tammuz. Lalu, bulan adalah bulan ke 4 dalam kalender Ibtani/Yahudi, masih ingat huruf ke 4 dalam Alephbeth? Masih ingat tahun lalu, tahun 5774 itu tahun apa? Tahun Ayin Daleth, Daleth itu huruf ke 4 dan mempunyai value berjumlah 4 juga, artinya ini memang masa dimana kita masuk Yovel Ha Gadol Shearim, Pintu Gerbang Yobel Besar!!!

   Sebelum kita lanjutkan, kita review salah satu ketetapan dalam Tahun Yobel, budak harus dibebaskan dan pulang ke tanah miliknya, bahkan tanah yang dijual oleh pemiliknya ketika tahun Yobel tiba maka si pembeli harus mengembalikan tanah tersebut kepada si pemilik yang menjual tanah kepadanya itu, tidak dijual permanen.

   Tanah, itulah sebenarnya satu kata yang akan saya pakai untuk judul tulisan ini sebelumnya. Tanah itu punya Korelasi yang sangat dalam dengan Manusia, ketika Manusia berdosa kepada TUHAN, bukan Manusia atau Keturunannya yang dikutuk, melainkan tanahnya yang dikutuk. Itu terjadi pada Adam, Kain dan Esau, manusia harus bekerja keras untuk mendapatkan berkat dari tanah.

   Satu kalimat untuk Yobel Besar ini, Tahun Pembebasan dan Kemenangan!!!

   Sebenarnya ini apa yang telah kita baca ini belum merupakan pesan TUHAN yang utama untuk Bahtera dan PasukanNYA.

   Ingat peristiwa TUHAN mengabulkan permintaan Yosua untuk menghentikan Matahari dan Bulan - Yosua 10:1-15??? Iya, itu terjadi di bulan Tammuz. Anda pasti mulai menebak-nebak apa yang akan saya katakan selanjutnya.

   Yosua ketika berperang melawan orang Amori untuk merebut tanah Kanaan bagian Selatan dan menghentikan Matahari dan Bulan itu terjadi pada Tanggal 3 Tammuz, dan tanggal 3 Tammuz di tahun 5775/2015 ini jatuh pada tanggal 19-20 Juni 2015 (petang ke petang), dua sesi terakhir KKR Yobel Besar dilaksanakan di tanggal, di hari dimana Yosua menghentikan Matahari dan Bulan!!! Kemenangan besar!!! HaleluYAH!!!

   Masih ingat Pesan TUHAN tentang Pedang Zayin? Zayin adalah huruf ke 7 dan punya value 7 juga, pada masa Yosua perang melawan orang Amori bukan Matahari dan Bulan yang berhenti, bukan pula Bumi yang berhenti berputar, namun Waktulah yang TUHAN hentikan, dengan kata lain hanya Waktu Yosua serta pasukannya dan orang Amori yang tidak berhenti. Dan Zayin punya arti Sword of the Time, Pedang Waktu atau bisa dikatakan Pedang yang Tak Terkalahkan.

   Mari tetapkan hati masuk ke Yobel Besar, masuk kepada Kemenangan Besar, TUHAN yang memberikan Kemenangan kepada kita di semua aspek peperangan kita. DIA yang jamin semuanya bagi kita.

  Mari persiapkan diri untuk 3 hari kedepan, terima yang harus diterima secara utuh, percaya, setia, taat!!!

   KemuliaanNYA segera muncul dan termanifestasi atas Bangsa ini, Indonesia dan Bangsa-Bangsa!!! Yovel Ha Gadol, we come in!!!

HaleluYAH!!!

Salam Kasih,
Joseph Raphael Prima

TUHAN YESUS berkati....