Pages - Menu

Minggu, 08 Juli 2012

Pesan untuk Eagle Warriors

 
pagi ini ( Jumat 6 juli 2012 )saya kaget tapi juga ngerasa ' waaah ' pasalnya Dosen mata kuliah Aircraft Performance sama Aerodinamika ku (Moh. Ardi Cahyono) membicarakan Rajawali yang berhubungan dengan pesawat dan dunia penerbangan.
berikut statementnya :)

Burung Rajawali punya prestasi terbang yg luar biasa. Ketika mau landing atau hinggap di dinding jurang, entah dia bagaimana caranya yg jelas stall speed nya sangat rendah meskipun tidak banyak melakukan gerakan dan mampu hinggap tanpa melakukan ground run atau berlari karena di dinding jurang memang tidak mungkin dia akan berlari.
Saya lihat juga ada wing grid nya atau perangkat tambahan di ujung sayap (wing tip) yang berfungsi untuk mengurangi drag. Kayaknya itu lebih bagus daripada winglet.
Kalau semua pesawat kayak gitu, kita gak perlu spot jantung waktu landing.
Burung rajawali juga dilengkapi dengan sensor panas sehingga kalau melakukan loiter dia bisa berputar2 di kawasan yg ada thermalnya sehingga tidak banyak energi yg terbuang.

dan yang aku dapet,

Rajawali mempunyai penguasaan pada waktu terbang diudara sangat baik sekali. Pada saat akan hinggap pun dia masih memiliki penguasaan yang hebat juga. dia selalu mendarat/landing didalam ketepatan.

dan kekuatan pada sayapnya yang terletak pada bentuk sayapnya memiliki fungsi sebagai pengurang drag, begitu juga pada saat kita masuk kedalam setiap badai masalah maka hambatan/drag yang kita hadapi akan berkurang bahkan hilang (karena badai itu gag berpengaruh apa-apa buat kita yang sudah memiliki sayap anugrah yang selalu diperbarui dari hari ke hari).

serta Rajawali memiliki sensor panas, dimana ini berfungsi pada saat dia kelelahan dia dapat tau dimana kawasan yang ada thermalnya (aliran udara panas) yang membuat dia bisa melayang. dan kita sebagai Eagle Warrior juga memiliki sensor itu tapi berbeda sedikit karena yang kita punyai adalah sensor untuk mengetahui Hadirat Tuhan (cara bagaimana kita masuk kehadirat Tuhan pada saat kita capek, lelah, dan letih secara Roh untuk menerima pemulihan secara penuh dari Tuhan).

Salam Pasukan Rajawali!!! :D

Melayani, Unity dan Finish Strong diatas gelombang lawatan sebagai The Last Generation




Udah lama ya gag update artikel hhe

Ini artikelku yang ke6, semoga bisa menjadi berkat buat kita semua dan bisa mempersiapkan kita untuk menghadapi hal-hal yang ada didepan kita. 

Pagi ini aku liat film Doraemon “Nobita dan 3 pendekar fantasi”, disini Tuhan bicara banyak tentang ‘melayani ’. Dimana si Nobita punya impian untuk jadi pendekar pedang platina yang nantinya akan mendapatkan putri dari kerajaan yumerume untuk jadi istrinya. Tapi ternyata walaupun hanya didalam mimpi apa yang dia inginkan, dia harus melewati berbagai proses.Dia awalnya harus melayani si suneo dengan sebagai pelayannya, dan membawakan barang-barang suneo. Tapi ternyata proses pun belum selesai setelah itu suneo pun bertarung sama giant dan suneo pun kalah yang akhirnya tunduk kepada giant. Dan sekarang nobitapun harus mengabdi dan melayani 2 orang sekaligus. Setelah perjalanan yang agak lama maka sampailah mereka bertiga sampai ke pohon dimana tempat pedang, helm dan jubah platina itu disimpan. Walaupun awalnya nobita hampir menyerah dan ingin menyudahi mimpinya itu, tapi tiba-tiba si suneo menyuruh nobita untuk mengambilkan air dan mencari makanan. Dan nobita melihat ini sebagai suatu kesempatan walau tak dia sadari kesempatan Illahi sedang menghampiri dia. sampai di danau dia melihat suatu benda yang bercahaya didalam danau yang ternyata itu adalah bulan dan dia menggunakan itu utuk naik ke puncak pohon. Dan nobitapun mendapatkan seluruh perlengkapan perang platina . setelah turun dari pohon, dia diserang oleh suneo dan giant tapi berkat kekuatan platina dia bisa mengalahkan mereka berdua. Tapi sekali lagi kerendahan hati menjadi suatu yang sangat penting nobita memaafkan semua perlakuan suneo dan giant. Nobita gag mau menerima mereka berdua sebagai pengikutnya tapi sebagai teman sekerjanya bahkan dia mendapat teman lebih banyak lagi. Dia melewati semua perjalanan yang sulit, yang terkadang dia merasa ketakutan, tidak percaya diri, tapi dengan semangat untuk tidak menyerah terhadap masalah dari teman-temannya dia tidak menjadi takut lagi. Dia selesaikan semuanya dengan kuat. Dan akhirnya dia dapat mengalahkan naga dan kaisar yorei. Setelah itupun dia menikah dengan putri shizuka yang selama ini sudah berpetualang bersama dia dengan menyamar sebagai prajurit. 

Hal yang membuat nobita berhasil adalah Penundukan diri, melayani dan taat terhadap otoritas orang yang ada diatasnya. Sperti yang Tuhan katakan ‘ Jalan untuk Naik itu Turun ‘ dengan kata lain kita harus bisa rendah hati, merendahkan diri dihadapan Tuhan, mau melayani Tuhan apapun yang Tuhan mau, tunduk terhadap otoritas pemimpin diatas kita dan orang tua kita. Selain itu kita harus bisa menangkap kairosnya Tuhan, selalu bisa melihat hal-hal yang Ilahi disekitar kita. Percaya penuh sama Tuhan, serahin semua kekawatiranmu sama Tuhan maka kau akan bisa terbang lebih tinggi lagi untuk mencapai garis akhir. Jangn pernah takut menghadapi setiap masalah yang datang karena Tuhan selalu ada untuk kita.

Dan “The Power of Unity” yang kita sangat butuhkan hari-hari ini sebagai The Last Generation!! Unity dan sepakat!!! Kita harus bersatu apapun gereja kita maupun denominasi kita. Saat kita semua berada didalam kesatuan maka kita tidak lagi melihat dia siapa, aku siapa, kamu siapa tetapi kita semua melihat kita ini siapa. Dan saat kita bersatu seperti seluruh komponen pesawat kita bersama-sama akan terbang menembus setiap awan badai yang ada dengan kekuatan unity. Bayangkan jika ada 1 saja komponen yang gag mau bekerjasama, pesawat gag akan bisa terbang dengan baik. Tuhanlah yang menyatukan kita setiap komponen, dan Tuhanlah pilot kita. Yang membimbing dan menuntun kita menuju Destiny kita masing-masing dengan bersama-sama. Kerendahan hati untuk melayani dalam unity dengan Heart and Soul yang berarti melayani dengan penuh cinta dan hormat. Hilangkan setiap tinggi hati, perasaan lebih baik dari oranglain, meremehkan oranglain. Ingat dari mana kita diambil sama Tuhan, ingat kalau kita ini sama-sama hamba yang gag berguna yang gag bisa ngapa-ngapain tanpa Tuhan. Semua pelayanan yang kita lakukan, semua karunia yang kita dapatkan ini adalah anugrah dari Tuhan. Kita lakuin berbagai pelayanan yang luar biasa BUKAN dengan kekuatan kita sendiri tapi dengan anugrah dari Tuhan, jadi kenapa kita harus merasa lebih baik dari oranglain kalo semuanya itu berasal dari Tuhan? Seperti yang dikatakan Rasul Paulus di Efesus 4:1-16 dengan perikop “Kesatuan Jemaat dan karunia yang berbeda-beda”
1 Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.
2 ¶ Hendaklah kamu selalu rendah hati, lemah lembut, dan sabar. Tunjukkanlah kasihmu dalam hal saling membantu.
3 Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,
5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,
6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.
7 Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.
8 Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia."
9 Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?
10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.
11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, —yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota—menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

Apapun karunia yang kita punyai, apapun perbedaan janganlah itu jadi penghalang unity buat kita. Tuhan agy pengen anak-anakNya bersatu untuk mempersiapkan karpet merah untuk jalanNya datang untuk kedua kalinya sebagai Hakim Agung kita. Ayo kita sama-sama melakukan setiap bagian kita yang sudah Tuhan kasih didalam hidup kita. Mari kita sama-sama menjadi pahlawan Tuhan yang berperang bersama Dia melawan setiap musuh-musuh kita.
Ef 6:12 karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.

Ya, musuh kita adalah iblis yang selalu menjadi penghambat setiap anak-anak Tuhan untuk terbang mencapai Destiny kita. Entah itu iblis menggunakan setiap dosa-dosa masa lalu kita, seperti ikatan yang dilakukan nenek moyang kita dengan iblis. Ataupun kesalahan-kesalahn yang kita lakukan. Dikatakan juga iblis itu seperti singa yang mengaum-aum yang mencari mangsa untuk ditelan. Ini berarti iblis itu ompong dan gag bisa gigit karena dia hanya bisa menelan saja. Tapi hati-hati dia adalah penipu dan pembunuh yang ulung. Dan kita harus ngerti itu, dengan kita ber-Unity dan intim dengan Tuhan maka kita akan diajar secara pribadi oleh Tuhan sendiri. 

Semua Nabi besar atau orang-orang yang luar biasa didalam alkitab adalah orang-orang yang pernah menjadi armor-bearer atau pembawa senjata yang pasti mereka adalah orang yang punya Hati Hamba dan mengerti arti kata sepakat dengan tuannya. Dibalik seorang armor bearer itu harus ada kehambaan yang luar biasa, yang keluar dari hatinya hanyalah cinta dan pengabdian untuk tuannya. Seperti Samuel dan Daud, mereka adalah armor bearer yang sangat luar biasa. Daud sebelum menjadi raja dia adalah seorang penggembala dan setelah menjadi penggembala dia naik pangkat menjadi seorang armor bearer. Daud adalah seorang yang paling mengerti arti kata sepakat dengan Tuhan bahkan Alkitab sampai berkata detak jantungnya seirama dengan Tuhan. Dan di Mazmur 73:21- 28 dia berkata :
21 ¶ Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,
22 aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku di dekat-Mu.
23 Tetapi aku tetap di dekat-Mu; Engkau memegang tangan kananku.
24 Dengan nasihat-Mu Engkau menuntun aku, dan kemudian Engkau mengangkat aku ke dalam kemuliaan.
25 Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi.
26 Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.
27 Sebab sesungguhnya, siapa yang jauh dari pada-Mu akan binasa; Kaubinasakan semua orang, yang berzinah dengan meninggalkan Engkau.
28 Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.

Dan pada Mazmur 73:26 terjemahan Amplified dikatakan, God is my portion forever and I have no delight or desire on earth beside You Lord. You’re my great pleasure Lord ”.
Jeritan hatinya yang paling dalam dia berkata, “ Engkaulah Tuhan yang menjadi hasrat hatiku yang terdalam dan tidak ada yang lain “.
Disini Daud menempatkan Tuhan jauuuh diatas segala yang dia miliki, dia meninggikan Tuhan diatas segalanya. Bagi dia tak ada yang lebih penting dibandingkan hasratnya kepada Tuhan. Yang bisa aku dapet dari Daud adalah dia mencintai Tuhan LEBIH dari dia mencintai orangtuanya, keluarganya, saudaranya, dirinya sendiri bahkan masa depannya. Itulah kenapa detak jantungnya seirama dengan Tuhan.

Itulah arti kesepakatan yang diajarkan oleh Tuhan dan Daud, betapa luar biasanya kekuatan sepakat. Bahkan dikatakan kesepakatan dapat merubah suatu bangsa!!
Ayo bangkitlah pasukan pahlawan Tuhan!!
Yoel 2:1-11
1 ¶ Tiuplah sangkakala di Sion dan berteriaklah di gunung-Ku yang kudus! Biarlah gemetar seluruh penduduk negeri, sebab hari TUHAN datang, sebab hari itu sudah dekat;
2 suatu hari gelap gulita dan kelam kabut, suatu hari berawan dan kelam pekat; seperti fajar di atas gunung-gunung terbentang suatu bangsa yang banyak dan kuat, yang serupa itu tidak pernah ada sejak purbakala, dan tidak akan ada lagi sesudah itu turun-temurun, pada masa yang akan datang.
3 Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput.
4 Rupanya seperti kuda, dan seperti kuda balapan mereka berlari.
5 Seperti gemertaknya kereta-kereta, mereka melompat-lompat di atas puncak gunung-gunung; seperti geletiknya nyala api yang memakan habis jerami; seperti suatu bangsa yang kuat, teratur barisannya untuk berperang.
6 Terhadapnya bangsa-bangsa gemetar, segala muka bertambah menjadi pucat pasi.
7 Seperti pahlawan mereka berlari, seperti prajurit mereka naik tembok; dan mereka masing-masing berjalan terus dengan tidak membelok dari jalannya;
8 mereka tidak berdesak-desakan, mereka berjalan terus masing-masing di jalannya; mereka menerobos pertahanan dengan tombak, mereka tidak membiarkan barisannya terputus.
9 Mereka menyerbu ke dalam kota, mereka berlari ke atas tembok, mereka memanjat ke dalam rumah-rumah, mereka masuk melalui jendela-jendela seperti pencuri.
10 Di depannya bumi gemetar, langit bergoncang; matahari dan bulan menjadi gelap, dan bintang-bintang menghilangkan cahayanya.
11 Dan TUHAN memperdengarkan suara-Nya di depan tentara-Nya. Pasukan-Nya sangat banyak dan pelaksana firman-Nya kuat. Betapa hebat dan sangat dahsyat hari TUHAN! Siapakah yang dapat menahannya?

Hari-hari ini Tuhan sedang mempersiapkan setiap anak-anakNya yang mau bangkit untuk jadi TentaraNya untuk berperang bersama Dia. Barangsiapa yang MAU bersama-sama dengan Dia untuk memenangkan jiwa-jiwa yang belum terselamatkan. Dan pesan Tuhan yang disampaikan HambaNya di WPA 2012 (World Prayer Assembly) hari-hari ini aka nada banyak tuaian jiwa-jiwa dan jarahan kekayaan bangsa-bangsa yang dikembalikan kepada Tuhan. Bahkan -+ 2milyar jiwa diseluruh dunia akan menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat, dan untuk Indonesia 85% jiwa-jiwa akan menerima Yesus sebagai juru selamat mereka. Dan karunia-karunia ajaib yang dari Tuhan pun akan Dia curahkan kepada setiap anak-anakNya untuk mempersiapkan kita untuk The Last Battle nanti. Yoel 2:28-29
28 ¶ "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan.
29 Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.

Mari masuk kedalam pusat pergerakan Tuhan hari-hari ini, minta Hikmat, Pewahyuan dan pengertian ma Tuhan. Minta Tuhan lebih lagi proses kau sampai jadi apa yang Tuhan mau. Dengan Unity kita akan jadi kuat!!


Moment World Prayer Assembly 2012 kemarin merupakan salah satu keseriusan Tuhan untuk membangun kesatuan TubuhNya kembali. Dimana 220 negara bersatu dalam UNITY, melepaskan setiap atribut denominasi mereka untuk bersatu dalam Kesatuan Tubuh Kristus. Bahkan disini terjadi persatuan antara 3 generasi (Kids, Youth dan Dewasa), yang hadir ada lebih dari 3000 Hamba-hamba Tuhan dari lebih 220 negara, ribuan hamba-hamba Tuhan dari seluruh Indonesia, 20.000 pendoa anak dari seluruh Indonesia dan perwakilan dari 220 negara, 600 pemimpin doa anak, Youth Network (nasional dan internasional), marketplace Leader, dan didukung oleh jaringan doa dari 200 kota di Indonesia. Yang kita tau kalo didalam 1 negara banyak sekali ragam denominasi tapi apa sih yang gag bisa Tuhan lakuin? Asal kita sebagai anak-anakNya bisa menangkap isi Hatinya. Seluruh Negara (220negara) bersama-sama berdoa bagi Indonesia yang seperti kita tau bahwa KAKI DIAN yang dulu berada di Korea Selatan dan mengubahkan Negara itu serta muncul kegerakan Kebangunan Rohani yang luar biasa disana sudah Tuhan pindahkan ke Indonesia. Dan tak lama lagi hal sepeti itupun akan terjadi di Negara kita!


Dan moment yang sangat luar bisa kembali terjadi dimana 500.000 anak-anak Tuhan dari beberapa denominasi gereja (local maupun karismatik dari seluruh penjuru kota-kota) berdoa disepanjang Monas- Bundaran HI untuk berdoa dan mereka meriakkan Lawatan dan Tuaian atas Indonesia sekaligus mendeklarasikan bahwa Tuhan Yesus adalah Raja atas Indonesia. Yang ajaib kenyataan bahwa kalo di bundaran HI itu gag bisa digunakan untuk doa bisa diterobos yang akhirnya gelombang Doa ini bisa dilaksanakan. Kami semua melakukan penyembahan, menari dan meneriakkan kerinduan kami dimana Tuhan juga merindukan lawatan untuk bangsa pilihanNya dan seluruh dunia. Dan selain anak-anak Tuhan banyak dari Kedar dan Nebayot serta beberapa anggota dari suatu partai yang akan melakukan acara Bundaran HI pun ikut meneriakkan Lawatan dan Tuaian. Ada 50 speaker yang digunakan untuk membawakan lagu-lagu pujian. Sehingga menjadi suatu gelombang suara yang besar bersahutan dengan suara shofar (sangkakala) yang tidak berhenti dari pukul 5 pagi sampai 8 pagi. Bahkan beberapa orang melihat Yesus berjalan mengelilingi Bundaran HI sebanyak 3 kali, dan Hadirat Tuhan sangat terasa dan sangat kuat sampai Hadirat Damai Sejahtera yang melampaui akal budi manusia memenuhi Bundaran HI sampai Monas. 

Dan ada seorang guru dari Negara Estonia bernama Laura dia memberikan kesaksian kalau ini bukanlah ahanya sebuah acara saja, tapi dia percaya kalo hal ini bisa mendatangkan TSUNAMI LAWATAN. Seperti yang Tuhan lakukan untuk negaranya. Dimana dulu Negara Estonia dijajah oleh Unisoviet, dan Negara Estonia ini bisa merdeka nukan karena berperang tapi nyanyian dan gelombang musiklah yang memerdekakan bangsanya. Karena sekelompok orang yang awalnya sekitar 100 orang setiap hari bernyanyi bersama dijalan hingga akhirnya mencapai jumlah 300.000 orang dan terus bernyanyi setiap hari hingga unisoviet menjadikannya sebagai Negara dan dengan kata lain memerdekakan bangsa Estonia. Dan buat dia yang mereka lakukan bukan hanya menyanyi tapi mereka menyembah, memuji Tuhan karena itu yang mereka percayai bahwa bangsa mereka akan terbebas dari belenggu-belenggu kejahatan dn Destiny bangsa mereka adalah mengenal Tuhan dan hanya beribadah kepada Tuhan Yesus. Itu juga yang dirindukan anak-anak Tuhan di Indonesia. Dan semua itu akan jadi buat Indonesia! Dimana ini kalo gag ada campur tangan dari Tuhan gag bakal mungkin terjadi, tapi dengan Tuhan ‘All is Possible’. 


Tuhan sudah menunjukkan keseriusanNya, maukah kamu serius juga untuk kerinduan Tuhan? Mulailah pikirkan dan doakan Lawatan Tuhan, oranglain, bangsa-bangsa lain dan mulai sekarang jangan hanya berfokus kepada masalahmu sendiri. Carilah dulu Kerajaan Surga maka yang lain akan ditambahkanNya kepadamu. Lepas ketinggian hati, lepas semua atribut yang membuatmu punya tembok dengan anak Tuhan yang lain. Hancurkan setiap tembok-tembok denominasi dan musnahkan setiap roh-roh keagamawian. Yang ada hanyalah Tuhan Yesus yang jadi pusat hidup kita!

Kita adalah generasi terakhir penggenap segala janjiNya. Kita angkat tinggi mahkota bagi kemuliaanNya. Kita generasi penuntas yang menjawab semua panggilanNya. Diangkat tuk menjadi raja atas Indonesia.Kita membawa api Tuhan sampai seluruh negeri penuh dengan pujian tarian di jalan-jalan. Angkat tinggi panjiNya hingga lawatan tiba.Dan Tahta mulia Sang Raja atas Indonesia! Kita generasi pembawa api lawatan atas negri ini. Kita menegakkan kerajaanNya, Yesus Sang Raja atas Indonesia!!

SEKARANG BANGKITLAH PAHLAWAN-PAHLAWAN TUHAN YANG GAGAH PERKASA, DAN BERSIAPLAH UNTUK “THE LAST AGE BATTLE” WITH GOD!!! BERSIAPLAH UNTUK TSUNAMI LAWATAN YANG AKAN SEGERA TIBA!!!!

“ Habakuk 2 : 14 Sebab bumi akan penuh dengan pengetahuan tentang kemuliaan TUHAN, seperti air yang menutupi dasar laut. “


PRAISE THE LORD!!!!

Galeri World Prayer Assembly 2012 :







Galeri Doa bersama 27 mei 2012 di Monas-Bundaran HI














By : Joseph Primantoro Hendro Saputro

Rabu, 14 Maret 2012

Chatting with God


Shalom!!!! :D

Pasti pada bingung ya ma judulnya? Yup di artikel kelima ini aku mau ngomongin tentang bagaimana kita bicara, cerita dan curhat ma Tuhan. Check check this out ampe selese yaaaaak :D

Tahun 2012 semakin banyak jejaring social yang muncul, ada friendster, twitter, plurk, facebook de el el. Tapi kebanyakan orang masih berkutat pada facebook milik sang milyarder muda Mark Zuckerberg. Pengaruh facebook buat hari-hari kita emang sangat luar biasa, banyak tuh anak2 sekolah yang khususnya remaja( paling banyak ) maupun mahasiswa yang dibuat kagak bisa lepas dari facebook. Yaah minimal update status, yang isinya haduuuh kadang miris soalnya anak2 sekolah kadang tuh update status yang dikit2 marah-marah, ngeluuh yang gag jarang pake kata-kata kotor. Ato pas sakit, update tuh status biar pada di perhatiin khususnya buat lawan jenisnya. Dan kadang ada juga yang nulis kata-kata yang sifatnya menghibur dan membangkitkan, ayat-ayat alkitab dan kesaksian-kesaksian singkat. semua itu gag salah siiih karena di jejaring social itu bebas berekspresi tapi tetep aja ada tata kramanya.

Sebenernya smuanya itu balik lagi ke kamu. Kamu mau pake facebook itu kaya gimana. Teknologi akan berguna banget kalo kamu make secara positif. Sekali lagi kalo stausmu itu isinya Cuma curhat tentang masalah pribadimu, pasti ada yang salah ma hidupmu. Kita emang mahkluk social, tapi Tuhan bilang “ jangan pernah andalkan kekuatan sendiri dan manusia tapi andalkan Tuhan “ Dia mau kamu bergantung sama Dia. Dia pengen kamu belajar bergantung sama DIA. Mau kamu lagi galau, kawatir, masalah ato urusan cinta. Tuhan mau kita lebih mendengar firmanNya daripada ngedengerin komentar temen facebookmu. Certain semua isi hatimu ma Tuhan, karena Dia selalu setia mendengar, menolong dan nguatin kita. Dan ingat juga ya nggak semua komentar temen facebookmu itu bernada positif tapi Tuhan selalu siap dan akan jadi teman terbaik buat kamu.

Sekali lagi temen, Tuhan selalu nunggu saat kita mau datang kepadaNya. Dalam kondisi apapun, nggak harus dalam keadaan yang sempurna atau tanpa kesalahan Dia selalu siap nerima kamu apa adanya. Nggak perlu tuh ke warnet, buka laptop apalagi nunggu loading yang lemooot. Kapanpun, 24 jam sehari dan dimana aja kamu bisa datang ma Tuhan. Kalo kita ngomong sama Tuhan gag ada yang namanya lelet, semuanya pasti langsung wuuuuuush sampe secepat angin. Kalo ada sesuatu yang mau kamu sampein, buruan sampein ma Tuhan….. Dia gag sabar lho nungguin cerita-cerita dari kamu .

GBU :D

( Joseph Primantoro H.S )

Mujizat Terbesar

Shalom temen-temen…

Artikel ke 4 niiih :) hhe, dikesempatan ini aku mau bicarain tentang mujizat. Dan bukan cuma mujizat biasa niih guys, tapi mujizat terbesar didalam hidup kita. Dan sedikit kesaksian dari aku yaaa? hhi

Seperti yang kita tau banyak banget mujizat yang terjadi di sekitar kita. Banyak orang sakit disembuhkan, banyak juga orang yang dipulihkan secara penuh. Bahkan ada orang yang mati dibangkitkan. Dan menurut kalian mana yang merupakan mujizat terbesar? Pasti di hati kalian, kalian bilang orang mati dibangkitkan. Itu gag salah sih, emang orang mati yang dihidupkan lagi dalam nama Tuhan Yesus adalah suatu mujizat yang luar biasa besar. Tapi menurutku bukan itu… karena satu-satunya mujizat terbesar yang Tuhan lakukan di hidupku adalah ketika Dia menyelamatkanku dari lembah kepahitan yang penuh dengan kekelaman serta kegelapan. Mau kaya apapun aku Tuhan selalu memandang aku, dan selalu mau menopangku saat aku mau jatuh. Karena aku ini sebenernya hanya sebutir pasir yang ada dipantai begitu kecil dan gag berguna banget, tapi Tuhan mau angkatku jadi mutiaraNya jadi anakNya.Bagiku Tuhan Yesus itu Papi sekaligus Sahabat yang luar biasa baik.

Kita sebagai manusia pasti pernah melakukan berbagai macam dosa, tapi Tuhan selalu dan selalu pengen aku dan kamu balik lagi kepada Dia. Dia tuh Papi yang setia bangeeet, selalu nunggu, selalu ngulurin tanganNya untuk kita gapai. Kita dan seluruh dosa kita sudah diselamatkan oleh pengorbananNYa di kayu salib. Dengan darahNya kita udah disucikan. Dan Tuhan tu datang kedunia bukan buat cari orang bener, tapi cari orang yang berdosa. Seperti yang Lukas 5 ayat 32 katakan : [Luk 5:32 Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat."].

Jadi sekarang juga saat kamu baca artikel ini, ngomong sama Tuhan. Ceritakan semua dosamu ma Tuhan, dan minta pengampunan serta bertobat. Pada waktu kamu bertobat seluruh sorga akan bersukacita seperti yang dikatakan Lukas 5 ayat 7 : [Luk 15:7 Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."]

Gag ada seorangpun yang gag berdosa, bahkan hamba Tuhan pun kadang juga jatuh karena mereka juga masih manusia biasa dan bukan malaikat. Tapi perbedaan orang yang ngenal Tuhan sama yang gag itu kliatan banget. Kalo kita sebagai anak yang ngenal Bapa pasti langsung bicara n curhat ma Tuhan pas kita sedang down dan jatuh. Kalo yang gag ngenal Tuhan paling ya Cuma ngasihani diri sendiri, dan selalu merasa bersalah stiap waktu.

Belum terlambat untuk minta ampun sama Tuhan kog, setelah kamu bertobat pasti suatu yang berbeda akan terjadi dihidupMu. Karena Tuhan kita adalah Tuhan yang hidup dan penuh dengan kasih. Yesus menunggu kalian untuk berbalik padaNya.

GBU :)


( Joseph Primantoro H.S )

Senin, 12 Maret 2012

Ayahku Sayang, Ayahku Malang




Sejak kecil Nengsih sering melihat perilaku kasar sang Ayah kepada ibunya.

Dulu keluaga kami punya toko kelontong di rumah. Pada suatu hari orang tua kami bertengkar. Dalam pertengkaran sengit itu, tiba-tiba sebuah botol kecap melayang tepat di kening sang ibu, darah segarpun keluar,” ujar Nengsih mengenang masa lalunya.

Karena waktu itu Nengsih masih kecil, ia hanya bisa menyaksikan pertengkaran hebat tersebut dari balik pintu sambil menangis. Dan ia tidak menyangka Ayahnya akan sekasar itu kepada ibunya. Kebencian yang mendalam kepada sang ayah akhirnya tertanam dalam diri Nengsih. Sang Ayah di mata Nengsih bagai monster dalam keluarganya.

Kekerasan demi kekerasan menjadi pemandangan sehari-hari bagi Nengsih, hingga suatu hari ia dan saudara-saudaranya berusaha melerai pertengkaran orang tua mereka.

Puncak kebencian Nengsih kepada Ayahnya terjadi ketika suatu hari, karena tidak sengaja bermain bakar-bakaran di dalam rumah, rumah mereka hampir saja terbakar betulan. Ayah Nengsih dengan penuh emosi memarahinya, juga mengikat serta mengurung Nengsih dalam sebuah ruangan untuk waktu yang cukup lama. Nengsih menangis dan terus berteriak mohon ampun kepada Ayahnya, tetapi teriakan itu tidak digubris. Hal ini sangat membekas dalam diri Nengsih dan kebenciannya pada sang ayah pun semakin bertambah.

Sebagai seorang anak kecil pada waktu itu, Nengsih ingin sekali dipeluk oleh sang Ayah. Ia juga ingin mendapatkan kasih sayang yang penuh dari seorang Ayah. Namun semua keinginan itu hanyalah sebuah angan yang tak pernah terwujud dalam hidup Nengsih saat itu.

Menjelang dewasa, Nengsih menjalin hubungan dengan seorang pria yang umurnya jauh lebih tua darinya. Harapan Nengsih ia akan mendapatkan kasih sayang dan rasa aman dari sang pacar. Ternyata setelah Nengsih menjatuhkan pilihan kepada sang kekasih, ia baru tahu bahwa sang kekasih adalah sepupunya sendiri. Hal ini tidak membuat Nengsih mundur, ia merasa yakin akan pilihannya .

Harapan Nengsih ternyata salah karena pada suatu hari ia mendapat telpon dari seorang wanita yang mengaku sudah menjadi pacar dari kekasihnya selama 10 tahun. Hati Nengsih pun bertambah hancur. Belum lama luka hatinya sembuh, kembali hal mengejutkan terjadi dalam hidup Nengsih. Ayahnya meninggalkan mereka dan pergi dengan wanita lain. Namun hal yang lebih menyakitkan bagi Nengsih adalah kepergian ayahnya yang meninggalkan hutang yang cukup besar dan semua itu harus ditanggung oleh keluarganya padahal ibunya sudah bersusah payah berjuang menghidupi keluarganya.

“Pada waktu itu jujur saya sering kali ingin bunuh diri, karena hidup ini sudah tidak berarti lagi,” ujar Nengsih kepada Tim Solusi.

Suatu hari pada saat Nengsih pulang kuliah, ia dan teman-temannya duduk di sebuah halte untuk menunggu bus. Kepada seorang teman ia mengatakan bahwa ia ingin masuk asuransi agar kelak kalau ia bunuh diri dan meninggal, maka uangnya akan diberikan kepada Ibunya. Dengan uang tersebut ia berharap Ibunya akan terbebas dari hutang.

Teman Nengsih tersenyum sambil berkata, “Kamu bodoh kalau kamu melakukan itu. Tidak ada orang yang bunuh diri terus dapat uang dari asuransi.” Setelah sampai di rumah, Nengsih langsung masuk kamar dan menangis.

Kemudian ia teringat akan sosok Yesus yang ia dengar pada waktu ia masih di sekolah dasar. Lalu Nengsih mulai berdoa kepada Tuhan dengan sepenuh hati. Pada saat itu juga ia mengambil keputusan untuk mencurahkan segala isi hatinya kepada Tuhan. Mulai saat itu, setiap hari, Nengsih mulai rajin membaca Firman.

Seiring berjalannya waktu, Nengsih juga mulai menemukan kepercayaan diri. Semenjak ia menyerahkan dirinya kepada Tuhan, ada sukacita yang luar biasa mengalir dalam dirinya.

“Tuhan adalah sebuah anugerah yang tak ternilai buat hidup saya,” ujar Nengsih dengan mantap. Dan bersama Tuhan ia mulai menemukan figur seorang Ayah. Pemulihan yang dialami Nengsih berdampak pula pada hubungannya dengan sang Ayah. Hubungan Nengsih dengan ayahnya semakin membaik. Hati Nengsih pun sejalan dengan waktu dipulihkan dari kekecewaan yang mendalam terhadap ayahnya. Nengsih mulai menghargai Ayahnya. Bahkan ketika Nengsih wisuda, ia mengundang ayahnya untuk mendampinginya.

Menurut Nengsih, seburuk apapun ayahnya, pasti ia merindukan Tuhan sama seperti dirinya. Pemulihanpun terjadi. Seluruh keluarganya sudah bisa melupakan kejadian masa lalu dan memulai hidup yang baru.

“Pada tahun 2008, Ayah saya meninggal dunia. Namun sebelum ia meningal, saya merasakan kasih Tuhan yang memulihkan hidup dia,” ujar Nengsih menutup kesaksiannya. Nengsih juga bersyukur boleh merasakan kasih Tuhan yang begitu besar kepada Keluarganya. (Kisah ini sudah ditayangkan pada tanggal 22 Oktober pada Acara Solusi Life di O’Channel).

Nara Sumber :
Nengsih


Video = http://www.youtube.com/watch?v=6rhpTt8ZY5I