Pages - Menu

Minggu, 01 Desember 2013

For Rapture to Hiding Place With GOD '2Juli2013'









                Pagi ini sebelum berangkat kekampus entah kenapa TUHAN gerakkan untuk baca catatan kotbah/rhema. Dan saya juga gatau kenapa diawal bulan terakhir ini TUHAN tunjukkan kembali catatan penglihatan yang saya terima bulan Juli lalu. Dan saya tergerak untuk membagikannya kepada seluruh Tubuh Kristus. Yang saya percaya ini untuk persiapan setiap kita juga :

                Ketika siang itu saya sedang santai saja, tiba-tiba TUHAN suruh saya untuk berdua ngobrol dengan DIA. Dan saat itu juga saya langsung masuk kamar dan saya kunci, awalnya saya ga ngerti apa yang TUHAN mau sampaikan hanya saja saya merasa ada sesuatu yang urgent sekali. Ini terjadi pada tanggal 2 Juli 2013 pukul 12.30 – 13.50 wib.

                 Saya hanya menyembah dan memuji DIA, serta bertanya-tanya ada apakah gerangan kenapa TUHAn dengan tiba-tiba meminta saya untuk berdua dengan DIA. Lalu ternyata setelah saya ketahui TUHAN berikan saya 2 penglihatan yang menurut saya itu mengerikan namun mau seperti apapun mengerikannya yang saya rasakan saat itu Damai Sejahtera yang meliputi ruangan kamar saya. Sekaligus ini adalah sign buat kita, apalagi tahun ini akan segera selesai dan kita segera akan melaju ke tahun 2014 dan untuk Ayin Daleth kita sudah hampir setengah tahun.


Penglihatan Pertama :
“Saya melihat kota-kota hancur, banyak puing-puing bangunan yang berserakan. Keadaannya sangat kelam dan mencekam. Benar-benar luar biasa kehancurannya, api dimana-mana. Namun ada 2 orang yang sedang berlari, seorang laki-laki dan perempuan dimana perempuan ini mengenakan gaun warna merah dan putih sedangkan untuk yang laki-laki saya tidak begitu jelas. Namun terlihat sekali bahwa laki-laki ini berusaha untuk melindungi sang perempuan, dia berlari untuk mengajak perempuan ini bersembunyi dan terhindar dari malapetaka yang akan mendekatinya.”


Waktu itu saya lihat begitu real, nyata!!! Saya hanya bertanya dengan TUHAN maksudnya  apa? Lalu DIA berikan pengertian :

‘ Keadaan itu adalah keadaan yang akan terjadi nanti (Tribulasi). Semua puncak bahaya, kejahatan dan dosa terjadi dimasa itu. Namun sebelum masa itu tiba (Penglihatan diatas menggambarkan awal kedatangan masa itu) TUHAN akan melarikan, menyelamatkan, menyembunyikan MempelaiNYA (Anak, Jemaat, KekasihNYA). Laki-laki ini berbicara TUHAN sedangkan Perempuan adalah MempelaiNYA/JemaatNYA. Namun perlu diperhatikan Gaun yang dipakai oleh sang perempuan yang berwarna merah dan putih. Dimana merah melambangkan darah YESUS yang telah menebus dan membayar kita semua sedangkan putih melambangkan Kekudusan. Pelarian ini adalah tahap dari pemisahan gerejanNYA, dari awal hingga pengangkatan. Pengangkatan adalah puncak persembunyian tersebut. Dan hanya yang termeterai darah Anak Domba dan berhiaskan Kekudusanlah yang dapat dilarikan oleh TUHAN. Kurang dari 2 persyaratan itu tidak bisa. Karena 2 syarat ini adalah syarat yang kita anggap umum namun mutlak, sedangkan syarat-syarat lainnya itu tergantung masing-masing pribadi dengan TUHAN (Keintiman) dan syarat lain itu bisa termasuk dalam syarat kedua yaitu Kekudusan.’


TUHAN YESUS  katakan, “Berbaliklah dan berusahalah melengkapi syarat / standardKU agar AKU bisa menyertakanmu dan membawamu dalam persembunyianKU untukmu.”

Lalu penglihatan kedua :

Ada pintu yang terbuka setengah, ada yang separuh. TUHAN katakan ada beberapa yang pintunya sedang dan baru terbuka separuh. Dan apa yang kita lakukan, kehidupan yang kita jalani, bagaimana ketaatan kita itu menentukan pintu itu tetap terbuka separuh, terbuka seluruhnya atau malah tetap tertutup bahkan kembali tertutup. Itu semua tergantung kita, kehidupan kita bersama DIA .


Biar dengan ini, dengan melihat bagaimana DIA mencintai kita semua hingga merindukan kita semua terbang bersama DIA di awan-awan sebagai MempelaiNYA kita semakin mempererat hubungan kita dengan TUHAN dan lebih intim dengan DIA.

TUHAN YESUS memberkati...

Salam Kasih,
Joseph Raphael Prima

^ Fire Community Celebration 1 Des 2013 - GSG Building 'GKKD' Jogja ^



Matius 7:7 "Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu." 
        Ini ayat yang sering sekali kita tau bahkan kita mungkin hapal ayat ini. Tapi saya baru tau bahwa ada kedalaman yang sangat dalam didalam ayat ini. Dan saya baru tau kebenaran itu dari putra dari Bunda Iin - Stephen.

Nhah disini ternyata ayat ini menggambarkan 3 kelompok :

Kelompok 1 - Peminta :
Kelompok ini ketika meminta kepada TUHAN mereka percaya bahwa TUHAN akan memberikan. Ya itu benar sekali, namun seringkali salahnya ketika kita minta berkat.. berkat itu cenderung untuk diri kita sendiri. Ini bukan hanya sikap tidak menghormati TUHAN namun menghina TUHAN. Karena DIA ingin kita ini diberkati untuk memberkati oranglain. Seringkali kita mudah minta ini-itu sama TUHAN.. setelah saya pikir-pikir lagi ternyata sikap ini pun walau sebenarnya benar memang kurang menghormati TUHAN sebagai yang EMPUNYA segalanya. Contoh ada orang yang kita kenal atau tidak kenal dan dia langsung meminta sesuatu kepada kita begitu saja tanpa tedeng aling-aling gimana perasaan kita? Pasti terpikir ini orang ngapain, bahkan seringkali kita meminta dengan santai dan sedikit memaksa dengan sadar atau tidak sadar, itu sama aja dengan menodong TUHAN.

Kelompok 2 - Pencari :
Kelompok ini tidak lebih baik dari kelompok Peminta, karena mereka masih mengandalkan kekuatannya sendiri untuk mendapatkan berkat. Bekerja terus menerus tanpa menghiraukan Panggilan TUHAN, Pekerjaan TUHAN dalam hidupnya. Yang dipikirannya bagaimana diberkati denga usahanya sendiri dan tentu saja berakhir dengan tidak mengandalkan TUHAN.

Kelompok 3 - Pengetok :
Kelompok ini ketika mereka mencari berkat mereka akan datang kepada TUHAN (Dengan Sopan), mereka menghampiri pintu Rumah TUHAN dan mengetoknya. Dan TUHAN pasti akan membukakan pintuNYA serta menyuruh kita masuk dan tinggal didalam RumahNYA. Dan sebenarnya TUHAN ingin kita semua berada didalam kelompok ini karena bagaimanapun didalam RumahNYA kita ga akan pernah bisa terhilang, tersesat bahkan ketika kita lapar dan haus semuanya sudah ada didalam Rumah, bahkan lebih dari itu apa yang didalam hati kita dan yang belum pernah terucap DIA berikan. Bahkan yang tak pernah timbul DIA juga berikan.

         TUHAN bukan hanya ingin memberkati untuk membuat perut kita kenyang tapi membuat kita mengeyangkan bangsa-bangsa dengan berkat yang DIA beri, itu panggilan kita!!
            Dan ketika kita mengetok pintu RumahNYA, kita harus memiliki pengenalan tentang TUHAN, keintiman dengan DIA maka pintu RumahNYA akan terbuka untuk kita.

         Ketika kita doakan sesuatu sebenarnya TUHAN sudah sediakan tapi seringkali kita tak punya cukup kekuatan, keberanian untuk melangkah menghampiri berkat itu. Jangan malas, capek atau takut.. hampiri!!

         Diawal El sampaikan bahwa seringkali kita hanya melihat berkat secara jasmani daripada yang rohani, padahal yang tidak kelihatan... yang rohani itu sifatnya kekal tapi kita selalu berotientasi pada yang kelihatan dan tidak kekal. Utamakan DIA dulu, cari KerajaanNYA dulu maka semua ditambahkan kepadamu itu yang Firman TUHAN katakan.

~ Hormati TUHAN dengan apapun yang kita lakukan dan ungkapkan, jangan minta kepada TUHAN dengan santai ketika kita minta berkat walau ini tidak salah namun mari belajar menghormati DIA dengan ketika ingin meminta berkat kita meminta kepada TUHAN dengan kerendahan hati dan penghormatan,,, sikap menyambah serta meminta sesuai dengan kehendakNYA.. untuk hal ini kepekaan, keintiman sangat penting sekali.

Ingini sumber berkatNYA bukan berkat saja... semua terjadi sesuai penetapanNYA saja.
Amen.

TUHAN YESUS memberkati...
Salam Kasih.
[JRP]

Minggu, 03 November 2013

^ Kasih Karunia dan Torah ^

"Rhema dari Fire Community Sermon by Ka Budi Prasetia dan apa yang TUHAN bukakan serta ingatkan kembali pada waktu penyampaian kotbah"


Didalam TUHAN YESUS itu tidak ada penghakiman dan penghukuman, karena didalam DIA ada Kasih Karunia buat setiap kita. Namun karena didalam DIA bukan hanya ada Kasih Karunia melainkan ada Torah (Taurat) maka setiap kita juga harus melihat Torah juga bahkan melakukan sesuai bagian dan kemampuan kita.

Namun disini ketika kita semua lakukan Torah sesuai bagian yang harus kita lakukan kita semua tak bisa bermegah diri karena Kasih Karunialah yang memampukan setiap kita. Dan ketika kita gagal melakukannya tidak akan ada penghukuman karena DIA sudah bayar lunas sekali untuk selama-lamanya ( Bahkan untuk dosa masa depan kita semua dengan catatan kita selalu hidup dalam pertobatan dimana pertobatan ini berarti kembali kepada TUHAN YESUS dan tidak mengulangi dosa yang kita perbuat ) - Roma 6:10.

Torah itu kudus karena ia diberikan oleh yang Maha Kudus tapi Torah tak bisa menguduskan kita karena itu adalah "Gift", yang bisa menguduskan kita hanyalah yang Maha Tinggi, TUHAN YESUS saja.

Torah adalah bayangan dari yang akan datang, karena Torah adalah bayangan dari TUHAN YESUS dimana TUHAN YESUS adalah Terang Sejati yang menggenapi Torah didalam diriNYA. Sebab didalam DIA lah Kasih Karunia dan Torah itu ada.

Sebelum Kasih Karunia turun Torah bagi manusia hanya terlihat sebagai sekumpulan hukum yang mematikan namun ketika Kasih Karunia turun Torah menjadi sesuatu yang 'Lovely' karena Torah juga adalah bagian dari TUHAN YESUS sendiri.

Matius 5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.”

"Don’t suppose for a minute that I have come to demolish the Scriptures—either God’s Law (Torah) or the Prophets. I’m not here to demolish but to complete. I am going to put it all together (With Grace), pull it all together in a vast panorama.” The Message.

The Message Indonesian Translation : “Jangan sangka bahwa aku datang untuk menghancurkan Firman-salah satunya Torah atau Kitab Para Nabi. Aku disini tidak untuk menghancurkan tapi untuk menggenapi. Aku akan menaruh itu semua secara bersamaan (Dengan Kasih Karunia), menaruh semua itu didalam satu bejana yang besar (Panorama adalah suatu yang luas-besar dan yang dimaksud disini adalah TUHAN YESUS sendiri)."

Intinya disini kita semua perlu Kasih Karunia TUHAN YESUS, tanpa itu kita tak akan bisa apa-apa. Karena sudah dibuktikan tidak ada orang yang bisa melakukan Torah dengan kekuatan sendiri, semakin kita berusaha dengan kekuatan kita sendiri itu membuktikan bahwa sebenarnya kita semuanya butuh TUHAN dalam hidup kita.... ^^

Jadi jangan pernah terintimidasi oleh iblis, kamu sudah dibayar LUNAS oleh TUHAN YESUS, jadi andalkan DIA dan jangan berusaha dengan kekuatanmu sendiri...

[Torah itu punya 2 sisi, jika kita hanya melihat Torah tanpa memandang TUHAN YESUS itu hanya akan menjadi sekedar perjanjian yang mematikan, namun ketika kita memandang Torah dan TUHAN YESUS yang adalah satu kesatuan itu akan jadi perjanjian hidup dalam Kasih KaruniaNYA]

Salam Kasih,
Joseph Raphael Prima

Buat Ka Budi Prasetia makasih ka untuk tambahan pewahyuanNYA... GBU Abundantly ^^

Jika ingin melihat Rahasia Torah didalam Yesaya 32:15-17 dan Yesaya 24:5 silahkan kunjungi link dibawah ini :

http://ilovejesus-ministry.blogspot.com/2013/09/secret-of-yeshayahu-yesayaisaiah-3215.html

Rabu, 30 Oktober 2013

Matius 5:20

 

 

Saat aku dapatkan foto ini, aku bisa rasakan kerinduan TUHAN yang dalam. Yaitu kerinduanNYA untuk kita kenal pribadiNYA lebih dekat lagi dalam penyembahan, doa dan 'baca Firman' kita. Berapa banyak dari kita yang tiap hari baca Firman? Seberapa banyak kita baca Firman dalam sehari? Apakah 1 pasal, 4 pasal, 8 Pasal, 12 Pasal atau bahkan lebih dari itu?

Tidak ada rekan kita yang tau kita baca berapa pasal perhari, yang tau hanya kita dan TUHAN sendiri. Berapa banyak kita baca secara langsung menggambarkan seberapa Cinta kita, Passion kita, keinginan kita untuk lebih dekat dengan DIA.

Walau tidak hanya ini caraNYA, tapi untuk mengenal DIA membaca FirmanNYA itu sangat mutlak untuk dilakukan. Berapa banyak dari kita yang tidak baca Firman tiap hari, baca asal-asalan, baca hanya beberapa ayat dengan alasan sibuk, padat kerjaan, kuliah dll?

Kita sering lihat orang Israel dengan pandangan sinis, bahkan kalo sudah denger kata Farisi pasti kebanyakan orang Kristen ngejudge mereka dengan hal negatif entah dalam pikiran mereka atau mereka ungkapkan. Maaf saya to the point dan sedikit frontal tapi ini faktanya. Ya memang mereka sangat agamawi, dan yang pasti membuat orang Kristen alergi dengan mereka adalah mereka tidak mau terima YESUS sebagai MESIAS. Dan banyak lagi tindakan mereka....

Bahkan itu sampai saat ini, di generasi ini. Banyak yang menganggap orang Yahudi itu tidak bener, bahkan anti Yahudi pun ada didalam Kekristenan. Denominasi Mesianik pun tidak jarang mendapatkan perilaku yang tak mengenakkan dari orang Kristen. Tapi, Hey!! Mereka juga milik KRISTUS lewat PerjanjianNYA dengan Abraham. Didalam Alkitab dikatakan Tunas Asli itu adalah Israel-Yahudi, sedang bangsa-bangsa lain (yang tidak punya darah Yahudi) adalah Tunas Liar yang dicangkokkan pada Tunas Asli - Silahkan baca buku Tom Hess ; Berdoa untuk Kesejahteraan Yerusalem ; (Seluruh pewahyuan tentang hal ini di akhir zaman diulas semuanya disitu). Jangan merasa kita lebih tinggi daripada orang Yahudi, karena secara manusia mereka masih menempati posisi teratas, bukan karena usaha mereka tapi karena Perjanjian TUHAN dengan Abraham. Karena Keselamatan datang dari Orang Yahudi, tanpa mereka yang keluar dari negara mereka dan menginjil kita tidak akan mengenal TUHAN YESUS.

Ya kembali ke pokok permasalahan, orang Farisi yang bobrok dimata manusia- Orang Kristen ternyata malah TUHAN jadikan patokan, contoh, standard hidup buat setiap kita anak-anakNYA. Dan ini yang harus kita lihat kembali sebagai orang yang mengaku Kristen, kalo hidup kita ga lebih bener dari orang Farisi maka kita tidak layak masuk kedalam KerajaanNYA.

Nilai Plus dari orang Yahudi adalah TAAT dengan Perintah-Perjanjian yang TUHAN berikan pada mereka. Bahkan pada saat apapun mereka tetap taat dan tidak ikut dengan dunia. Dan ketaatan mereka jugalah yang menyelamatkan mereka dari kematian akibat wabah Pes di Eropa pada abad ke 14-16 yang terkenal dengan "Kematian Hitam." Mereka juga taat dalam membaca Firman TUHAN. Nilai Minusnya mereka tidak percaya YESUS sebagai Mesias.

Banyak anggota IDF - Israel Defense Force yang saya tau selalu membawa Alkitab (Mesianik) atau TaNakH (Non Mesianik), kemanapun dia pergi dan bahkan pada saat perang dimana nyawa mereka dipertaruhkan. Bahkan ada seorang kenalan saya yang adalah seorang Yahudi yang kerja di U.S Army juga melakukan hal seperti itu.

Nhah disini yang TUHAN tekankan pada saat saya melihat foto ini adalah bagaimana Passion kita membaca Alkitab, apakah lebih atau dibawah orang Yahudi(Sekarang)-Farisi (Jaman YESUS)?? Disamping kita menerima TUHAN YESUS sebagai Mesias kita, kita juga harus mempunyai Passion yang luar biasa dalam membaca Firman dan bukan berhenti sampai disitu saja namun jadilah Pelaku Firman yang melakukan apapun yang tertulis dalam Firman tidak terkecuali satupun, semuanya bukan karena kekuatan kita tapi Kasih Karunia TUHAN YESUS. Itu baru yang bisa disebut hidup yang lebih dari orang-orang Farisi. *Ada seorang hamba TUHAN di Indonesia yang setiap hari dia membaca 30 pasal/hari dalam Alkitab.

Dan ingat tahun ini adalah tahun dimulainya Tahun-tahun Misi bagi anak muda diseluruh dunia. Jadi anak muda ayo ingat kembali Amanat AgungNYA!!! Jangan sampai ketika TUHAN datang DIA tanya kita sudah lakukan apa saja dan kita tidak bisa menjawabNYA. Kita Generasi Terakhir jadi harus siap apapun yang terjadi buat pekerjaan TUHAN. Tuaian banyak tapi Pekerja sedikit, dan apakah kau mau ambil andil jadi Pekerjanya TUHAN untuk menuai bersamaNYA?? Kemarin Rev. DR. Paul Sene dari Singapore datang dan ada 2 statement yang bener-bener mengguncang saya, yang pertama " Kita ini bukan Kristen Kantoran TAPI Kristen Ladang Misi untuk Tuaian!! " dan yang kedua " Kalo takut mati jangan jadi hamba TUHAN!! " Dan saya mau tekankan disini yang disebut hamba TUHAN bukan hanya Pendeta, Pastur, Evangelist, Gembala saja tapi SEMUANYA yang ambil andil dalam Pelayanan dalah hambaNYA. Hidup bagi Kristus, Mtai adalah Keuntungan!!!

Are you ready?????

#Dibawah ini saya sertakan ayat Matius 5:20 dari beberapa terjemahan agar memudahkan kita untuk menangkap apa maksud sebenarnya dari yang ingin TUHAN sampaikan sore hari ini.

Salam,

Joseph Raphael Prima

TUHAN YESUS memberkati..

====================================================

Matius 5:20

Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. TB

Jadi, ingatlah: Kalian tidak mungkin menjadi umat Allah, kalau tidak melebihi guru-guru agama dan orang-orang Farisi dalam hal melakukan kehendak Allah!" BIS

Aku berkata kepadamu bahwa kamu harus melakukan yang lebih baik daripada yang dilakukan oleh guru Taurat dan orang Farisi. Jika kamu tidak menjadi orang yang lebih baik, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Allah. WBTC Draft

For I tell you that unless your righteousness surpasses that of the Pharisees and the teachers of the law, you will certainly not enter the kingdom of heaven. NIV

"For I say to you, that unless your righteousness exceeds the righteousness of the scribes and Pharisees, you will by no means enter the kingdom of heaven. NKJV

For I say unto you, That except your righteousness shall exceed [the righteousness] of the scribes and Pharisees, ye shall in no case enter into the kingdom of heaven. KJV

Unless you do far better than the Pharisees in the matters of right living, you won't know the first thing about entering the kingdom. The Message


Selasa, 01 Oktober 2013

Ringkasan "Love Conference" 27 September 2013 Jogja Part2






Ringkasan "Love Conference" 27 September 2013 Jogja
Jurnalis :Gabriel Kasih
Sesi untuk Wanita


Sebelum kita memulai hubungan pastikan kita UTUH dahulu…
Mungkin kita punya latar belakang keluarga yang tidak baik, mungkin kita pernah punya hubungan yang tidak kudus, menyakitkan dll. Hal-hal tsb pastinya membuat kita kepahitan, membuat hati kita penuh luka – tidak utuh –

Jadi apa itu utuh??
Utuh itu adalah kondisi dimana kita dipulihkan sama sekali, jadi baru sama sekali. Tak ada lubang sana sini di hati kita.. lubang karna kehilangan kasih sayang, lubang yang hanya bisa diisi oleh Kasih Tuhan yang Agape… Tidak Cuma dipulikan, tetapi terus menerus roh, jiwa, dan tubuh kita dibangun dalam Tuhan.
Taukah bahwa perasaan manusia itu termasuk dalam jiwa? Dan perasaan inilah yang biasanya mendominasi para wanita..

Oleh karna itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah BURN THE BRIDGE. Putuskan jembatan masa lalu kita. Setiap kepahitan keluarga. Setiap hubungan yang tidak kudus. Setiap trauma. Setiap kekhawatiran, kekecewaan, ketakutan masa depan, keraguan, ketidakpercayaan, dll.
Jangan nengok ke belakang. Arahkan pandangan ke depan. Arahkan HATImu juga ke depan.

Ci Imei sebagai pembicara share tentang pengalamannya.
Dulu cici mempunyai seorang teman laki-laki. Awalnya cici tdk suka dgn orang ini, tapi cici sangat sering ketemu dengan orang ini. Mulai dari pagi sarapan bareng, dianter ke kampus, siang makan bareng lagi, pulang bareng, ntar makan malem bareng… gitu tiap hari. Dari pertemuan2 itu cici sering mencurahkan emosi.nya dan orang ini pun juga. Terjadilah saling curhat emosional dan itu sangat sering.. Lama-lama sadar atau tidak terbentuklah JEMBATAN EMOSIONAL. Inilah yg buat orang itu kalo ditinggal sebentar aja kangennya luar biasa. Apalagi kalo ditambah kontak fisik (pegang sana, pegang sini). Suatu hari orang ini pergi selama satu minggu dan selama itu Tuhan bilang cici harus putuh hubungan dgn orang ini. Hubungan mereka memang hubungan tanpa status tapi untuk putus itu ndak muda bagi cici karna jembatan itu tadi. Cici blg sama org itu dan orang itu langsung ga kontak sama sekali sama cici. Bayangkan hubungan yg deket banget apalagi punya hubungan emosional khusus tau2 dah ga ada lagi yang kayak gitu.
Sakit? Memang. Tapi itu baik buat daging kita.

Tuhan tau yang terbaik kita ada di depan kita. Sekalipun kita merengek meminta hal yang kita suka yang ada dibelakang, Tuhan itu tetap menggendong kita untuk jalan terus ke depan sekalipun mata kita tetap lihat hal yang kita mau di belakang, sampai akhirnya Dia alihkan pandangan kita.

Memang tidak mudah. Tapi kalau kita bayar harga kekudusan di depan (sebelum memulai pernikahan), kita akan menikmati pernikahan yang luar biasa dari pada kita membayar harga saat pernikahan kita akibat ketidak kudusan saat pacaran.
Pernikahan yang benar2 dipersiapkan dalam kekudusan pasti mempunyai hadirat yang berbeda dengan yang tidak saat janji pernikahan.

Kadang orang bilang “urusan pacaran itu urusanku”. Benarkah?
Kalau kita bangun hubungan, kita itu mempertanggungjawabkan hubungan itu sama pengayom kita yaitu ortu kita, gembala kita, kakak rohani kita yang berjaga-jaga atas jiwa kita. Jangan tolak tegoran2 mereka..

Dambakan kalo kita menikah bsk kita bisa bilang sama Tuhan : Aku mempersiapkan pernikahanku dalam kekudusan, bukan dengan dengan luka-luka atau masa lalu, dll.

Kenapa perlu pernikahan dipersiapkan?
Taukan tmn2 kalo tujuan pernikahan kita itu besar dan dahsyat banget?
Tujuan pernikahan adalah menghasilkan keturunan-keturunan yang akan menguasai bumi ( Kejadian 1:26-28). Bayangkan bumi dikuasai oleh keturunan2 yang takut akan Allah! Itu merupakan ancaman besar bagi setan.

Jadi bagaimana cara setan merusak MIMPI BESAR BAPA itu? Dengan menghancurkan pernikahan mereka. How? Dengan merusak pranikah mereka dengan ketidakkudusan. Apapun yang kita tabur saat pra nikah kita itu yang akan kita tuai di keturunan kita.

Kalau 2 orang memulai hubungan (kudus maupun tdk kudus) hal itu diibaratkan 2 kertas yang dilem sempurna. Bayangkan kalo kertas itu dipisah lagi. Pasti ada bagian yang satu nempel ke yg lain atau disobek separo dulu baru dipisahin (kalo kata orang separuh jiwaku pergi… hhe). Na hubungannya ma kita? Bisa jadi karakter yg jelek ato yg ndak kita inginkan dari pasangan kita yg sdh putus (bagian dari kertas lain) itu muncul ke keturunan kita…

So, apa pun yang kita pergumulkan ttg pasangan hidup baik yg uda pasti ato yg belum, hadapkan sama Tuhan. Ngomong juga ke pemimpin rohanimu. Alangkah baik kalo kamu share dengan pemimpin rohani.mu yang sudah punya pasangan hidup.

- Siap untuk menjadi generasi yang terbaik dan menghasilkan generasi yang lebih baik -





TUHAN YESUS memberkati
 
Regards :
Gabriel Kasih

https://www.facebook.com/gabriela.kasih?fref=ts

Salam Kasih,

Joseph Raphael Primantoro H.S


Sabtu, 28 September 2013

Ringkasan "Love Conference" 27 September 2013 Jogja Part1



Ringkasan "Love Conference" 27 September 2013 Jogja
Jurnalis : Joseph Raphael Prima
Sesi untuk Laki-laki oleh Ka Bryan Siahaya, Ka Budi Abdipatra dan Ka Budi Prasetia

Pernikahan adalah petualangan dan petualangan itu menentukan kita masuk ke dalam Eden atau edan.

Awal menuju pernikahan (membangun hubungan) itulah yang jadi titik awal kita mau masuk Eden atau edan karena pernikahan bukan hanya disebabkan oleh perasaan suka/tidak suka ataupun selera. Semuanya adalah desain, rancangan TUHAN, maka dari itu biarkan TUHAN tentukan dengan siapa kita menikah.

Jangan pernah ngawur dalam memilih pasangan hidup. Dalam setiap pernikahan pasti ada konflik namun konflik keluarga yang diberkati dan yang ngawur itu konfliknya berbeda jauh. Jadi awal membangun hubungan itu bukan dengan coba-coba, jadi jika kita ingin membangun hubungan kita harus punya tujuan untuk menuju ke pernikahan.

Jangan asal mencoba-coba, main tembak sana tembak sini karena itu hanya akan menyakitkan. Berdoa, minta tunjukkan siapa pasangan yang DIA tentukan setelah dapat kandung itu karena itu sebuah perjanjian, jika yang didepanmu ternyata tidak semulus yang kau kira kalo kita memang sudah yakin itu dari TUHAN kita harus berani menunggu dan pegang janji itu sampai jadi.

Disinilah kesetiaan kita diuji, kesetiaan sama TUHAN yang memberikan janji dan kesetiaan kepada orang yang dijanjikan TUHAN. Manual untuk doa (bagi laki-laki) ada didalam Amsal 31:
- Doa untuk wanita yang bisa dipercayai
- Wanita yang memiliki Hati yang penuh dengan kebaikan
- Wanita yang memiliki Kerajinan
- Wanita yang tidak mudah kuatir
- Wanita yang tidak hanya bisa jadi ibu rumah tangga tapi bisa mengendalikan pekerjaan yang lainnya (multitask)
- Wanita yang Takut akan TUHAN.

Belajarlah dari Yakub anak dari Ishak yang adalah Ayah dari moyang ke 12 suku Israel di Kejadian 29-35. (Sumur pertemuan)

*Nafsu sex adalah pemberian TUHAN, dan itu tidak salah namun respon kita menanggapi selanjutnya bagaimana? Itu yang menentukan, ketika kita salah meresponi itu akan jadi dosa buat kita. Jadi bersyukurlah jika kita masih punya nafsu itu berarti kita masih normal. Namun demikian Sex yang TUHAN mau adalah sex yang Kudus. Karena untuk lakukan hal itu kita harus menikah dan diberkati terlebih dahulu, baca Kejadian 1:27-28. Belajar dari Yusuf anak ke 11 dari Yakub, anak pertama dari Yaku adalah Ruben namun yang dapatkan Hak Kesulungan bukan Ruben karena Ruben melakukan kesalahan dalam menjaga kekudusannya namun kita tau Yusuf, dia hadapi begitu banyak hal bahkan yang menggodanya untuk menanggalkan kekudusannya namun Yusuf tetap mempertahankan itu. Akhirnya Destiny'nya tercapai jadi Penguasa Mesir bahkan dia dapatkan anak 2, Efraim dan Manasye. Ini tanda Yusuf dapatkan hak kesulungan, dobel porsi.. mengapa bisa Yusuf yang jadi anak sulung dihadapan TUHAN sedangkan secara manusia/kelahiran yang sulung adalah Ruben.

Ada seorang teman yang dia selalu gagal dalam bisnisnya, diberi perusahaan, bisnis apapun dia selalu gagal. Bangkrut, padahal prospeknya bagus... sebelum dia pegang bisnis itu sangat besar tapi ketika dia pegang hancur semua. Ini bukan karena dia ga becus lakukan dan kerjakan, dia orang yang ahli dalam bisnis namun satu hal yang membuat kegagalan terus menghampirinya. Dia tidur dengan wanita disana-sini, dan selalu berganti-ganti wanita. Itulah yang membuat pintu keberhasilan tertutup dan kegagalan terus menghampiri. Karena Blessing bisa hilang kalau kita tidak jaga kekudusan.

Jadi rhema yang didapat ka Bryan begini :
Kesulungan anak sulung itu bukan semata-mata anak yang lahir pertama dari rahim seorang ibu. Tapi anak sulung itu adalah pertemuan sperma pertamadan sel telur pertama. Itulah pertemuan yang Ilahi, yang Kudus.
Jadi pesan ka Bryan untuk kita laki-laki jangan buang-buang sperma kita karena itu sama saja membuang benih Ilahi, dan tidak menghormati TUHAN. Yang belum pernah jangan namun untuk yang terlanjur bertobat, minta ampun pada TUHAN.

(tambahan jurnalis -> dalam silsilah 12 suku Israel ke 11 suku saudaranya tetap dipanggil dengan nama saudaranya jadi masing-masing dapat satu jatah wilayah, namun untuk Yusuf dia dapat 2 jatah wilayah dengan nama anak-anaknya yaitu, Efraim dan Manasye yang akhirnya sekarang dikenal sebagai Suku Efraim dan Manasye. Berkat Yusuf bisa dilihat di Kejadian 49:22-26; Ulangan 33:13-17)


 TUHAN YESUS memberkati...


Salam Kasih,

Joseph Raphael Prima

[Kekkon wa Bouken de aru]

Jumat, 27 September 2013

Secret of Yeshayahu "Yesaya/Isaiah" 32:15-17 [Torah and Grace are Unity]





Ketika baca Freedom Life semalem di Yesaya 32, ada beberapa ayat yang tertanam kuat dibenakku. Dan sampai tidur ayat itu masih keinget jelas, dan aku pun bertanya-tanya sama TUHAN apa maksudnya. Soalnya jelas sekali secara harafiah ayat itu memaksudkan bahwa karena TUHAN sendiri Padang Gurun bisa menjadi Kebun Buah-Buahan. Namun aku ngerasa ada hal yang lain yang TUHAN mau sampaikan. Namun sampai tertidur pun DIA belum bicara satu katapun untuk penjelasan ayat ini. 


Ay 15 : Sampai dicurahkan kepada kita Roh dari atas: Maka padang gurun akan menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan.

Ay 16 : Di padang gurun selalu akan berlaku keadilan dan di kebun buah-buahan akan tetap ada kebenaran.

Ay 17 : Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.


          Jelas sekali bukan? Padang Gurun akan menjadi Kebun Buah-Buahan jika TUHAN mencurahkan RohNYA. Sampai pada pagi hari aku bangun tidur, setelah liat hp bentar lalu aku doa. Dan setelah itu aku freedom life baca Mazmur  87 tapi aku tidak akan bahas itu, dan setelah selesai ROH KUDUS gerakkan kembali untuk aku baca Yesaya 32 lagi. Dan ketika sampai di ayat 15-17 mata Roh ku terbuka, dimana aku bisa langsung paham bahwa Padang Gurun yang dimaksud adalah Torah sedangkan Kebun Buah-Buahan adalah Kasih Karunia.

          Memang agak sulit menerima juga waktu itu, lalu aku tanya maksudnya bagaimana? TUHAN lalu pengertian begini , “ Kita cenderung melihat Torah hanya sebagai hukum-hukum yang mematikan dan agamawi. Namun itu karena kita terlalu terpaku pada Torah yang sebagai hukum bukan kepada si Pemilik Torah itu sendiri. Maka dari itu Torah adalah Padang Gurun karena dianggap mematikan dan membosankan yang akhirnya rasa bosan itu jadi kematian rohani yang berujung pada rutinitas saja. ” Dan dengan pengertian itu terjawab sudah. 

          Torah ini sebenarnya adalah suatu perjanjian, dimana Torah berisi peraturan-peraturan dimana saat itu diterima manusia (Umat pilihanNYA) dan diwakili oleh Musa. Dan ketika TUHAN “YHWH” memberikan peraturan itu kepada Musa dan Musa menerima saat itu juga Torah adalah perjanjian abadi antara TUHAN dan umatNYA. Peraturan berbeda dengan hukum, ketika peraturan ditaati itu bukan hukum namun ketika dilanggar baru jadi hukum. Jadi sikap kita lah yang menentukan perjanjian itu berdampak apa (Positif atau Negatif)  bagi kita. 

          Memang benar dan saya setuju jika Torah tidak menyelamatkan kita, hanya karena TUHAN memberikan Kasih Karunia lah kita terima keselamatan. Torah tidak menyempurnakan apapun karena TUHAN YESUS yang menyempurnakan segalanya namun Torah sebagai peraturan, perjanjian abadi ialah sempurna. Mengapa saya katakan Torah itu sempurna, karena si Pemberi, si Pemilik ialah TUHAN yang sempurna.  Yang membuat tidak sempurna itu adalah sikap dan pandangan kita. 

          Diayat 15 dikatakan bahwa jika RohNYA dicurahkan maka padang gurun akan jadi kebun buah-buahan. Kalo kita lihat dalam konteks keselamatan maka padang gurun adalah sebelum kita diselamatkan (Torah tidak menyelamatkan) dan kebun buah-buahan adalah setelah kita diselamatkan (Kasih Karunia TUHAN YESUS menyelamatkan). Yang membawa keselamatan itu adalah ROH KUDUS yang memimpin setiap kita untuk menerima TUHAN YESUS sebagai TUHAN dan MESIAS kita. Namun diayat ini juga tersimpan satu rahasia kecil (namun besar) yang cukup penting, lihat padang gurun adalah tempat tanpa apapun hanya pasir, keadaan gersang dan panas… namun setelah ROH TUHAN dicurahkan, Keselamatan dan Kasih Karunia dicurahkan baru padang gurun itu menjadi sebuah kebun buah yang akhirnya dianggap hutan. Bagi saya ini bukan hanya dianggap sebagai hutan, karena jika itu dianggap sebagai hutan maka kebun buahnya memiliki banyak sekali pohon yang menyerupai hutan yang lebat!! Karena apa? Jika dilihat dalam terjemahan -The Message- yang ditulis adalah “Forests” bukan Forest ini menandakan kelebatan hutan itu sendiri. Dan tahukah disini point pentingnya, di Alkitab dikatakan Israel adalah Tunas Zaitun asli dimana bangsa-bangsa lain adalah Tunas Zaitun liar yang dicangkokkan kepada Tunas Zaitun Asli didalam Pokok Zaitun yang adalah TUHAN YESUS sendiri. Beberapa hari ini TUHAN bicara pada saya untuk jangan pernah melupakan Tunas Asli.  Atau bisa dibilang jangan melupakan Akarnya. Dan hutan inilah dimana Tunas Asli dan Liar saling bertumbuh didalam TUHAN YESUS karena Keselamatan telah dicurahkan disitu.

          Kita melaju ke ayat 16, disini kita bisa lihat bahwa didalam Padang Gurun  ini ada Keadilan. Bagaimana bisa? Pastilah kita memikirkan hal itu sebelum tau kedalaman ayat ini dimana saya sendiri terkagum-kagum dengan DIA. KedalamanNYA sungguh membuat saya terpesona sekali sampai-sampai saya tidak bisa berhenti mengagumi keindahan kedalaman firmanNYA. Keadilan adalah hal dimana hal ini terdapat disuatu wilayah, negara, kerajaan yang memiliki peraturan entah hal itu peraturan tertulis ataupun lisan tapi yang jelas Keadilan hanya ada ditengah-tengah suatu tempat yang memiliki Peraturan. Dan untuk kita TUHAN YESUS memberi kita Torah. Torah adalah kebenaran, karena yang memberikan hal itu adalah Kebenaran itu sendiri. Kalo kita lihat di The Message dikatakan “Justice will move into badlands desert” dimana bahasa indonesianya *Keadilan akan masuk kedalam padang gurun yang buruk. Padang Gurun sebelum dijadikan Kebun buah-buahan adalah tempat yang buruk. Karena apa? Karena tidak ada peraturan, tidak ada kebenaran, tidak ada keadilan. Maka dari itu untuk merubah tempat itu menjadi tempat yang indah maka TUHAN membuat Padang Gurun itu menjadi tempat yang memiliki Peraturan sehingga Keadilan tercipta disitu dimana Peraturan itu adalah Kebenaran dari Sang Kebenaran Sejati. Dan pada kalimat selanjutnya kita bisa tau bahwa didalam Kebun buah-buahan akan tetap ada Kebenaran. Jadi bisa dipastikan bahwa didalam Kebun buah-buahan (Kasih Karunia) masih akan tetap ada Kebenaran termasuk Peraturan dan Keadilan tersebut. 

          Diayat 17 kita bisa melihat lagi kelanjutan dari ayat 15-16 dimana ada Kebenaran disitu akan tumbuh Damai Sejahtera, dan akibat dari Kebenaran itu adalah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. Jadi bisa kita lihat Ketika TUHAN ubah Padang Gurun menjadi tempat yang memiliki Peraturan Ilahi (Torah) yang akhirnya karena Kasih KaruniaNYA maka Roh NYA tercurah sehingga Padang Gurun itu berubah menjadi Kebun Buah-buahan. Dan lihatlah lokasi Kebun Buah itu “sama” dengan lokasi Padang Gurun, jadi Padang Gurun tidak dipindah… tidak juga serta merta digantikan oleh Kebun buah-buahan karena dikatakan hal yang ada di Padang Gurun yaitu Kebenaran dari Peraturan dan Keadilan tetap ada didalam Kebun Buah-buahan sehingga ketenangan dan ketentraman akan tercipta untuk selama-lamanya.

          Hal ini diteguhkan kembali oleh perkataan TUHAN YESUS di  Matius 5:17 "Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.” Dengan jelas DIA katakana DIA datang bukan untuk menghapus Torah namun menggenapinya. Jika kita lihat di The Message akan lebih jelas lagi "Don’t suppose for a minute that I have come to demolish the Scriptures—either God’s Law (Torah) or the Prophets. I’m not here to demolish but to complete. I am going to put it all together (With Grace), pull it all together in a vast panorama.”  Dimana bahasa indonesianya adalah “Jangan sangka bahwa aku datang untuk menghancurkan Firman-salah satunya Torah atau Kitab Para Nabi. Aku disini tidak untuk menghancurkan tapi untuk menggenapi. Aku akan menaruh itu semua secara bersamaan (Dengan Kasih Karunia), taruh semua itu didalam satu bejana yang besar (Panorama adalah suatu yang luas-besar). Jadi jelas bukan bahwa TUHAN YESUS pun mengakui Torah karena memang Torah adalah bagian dari diriNYA dan kalo kita cermati para rasul diperjanjian baru juga mempelajari Torah dan menaatinya. Dan pada ayat ke 18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. Jelas bisa kita lihat pada ayat 18 kembali diperjelas apa pesan dan maksud TUHAN YESUS tentang kedatanganNYA dan Torah. Kalo kita belajar huruf ibrani maka kita akan tau “iota” adalah satu komponen terkecil dalam rangkaian huruf ibrani atau bisa dikatakan “tanda baca” tidak lebih/kurang seperti tanda titik, koma dan sebagainya. Namun DIA katakan tanda baca saja tak boleh hilang apalagi kalau kita meniadakannya. Pada terjemahan The Message dikatakan “God’s Law is more real and lasting than the stars in the sky and the ground at your feet. Long after stars burn out and earth wears out, God’s Law will be alive and working.”  Jika kita artikan dalam bahasa Indonesia menjadi God’s Law atau yang dimaksud adalah Torah itu lebih nyata dan kekal daripada bintang-bintang dilangit dan tanah dibawah kakimu. Jauh setelah bintang-bintang habis dan bumi lenyap, Torah akan tetap hidup dan bekerja. 

          Bahkan dalam rangkaian pesanNYA selanjutnya di ayat 19 DIA mengemukakan konsekuensi setiap orang yang mengurangi Torah atau bahkan meniadakannya. Ini menandakan bahwa TUHAN YESUS serius tentang hal ini, dan pesan terakhir diperikop ini adalah di ayat 20 yaitu Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Para ahli Taurat dan orang Farisi sudah benar dalam mengaplikasikan Torah namun belum benar 100% karena mereka tidak percaya kepada TUHAN YESUS dan belum mau menerima Kasih Karunia yang TUHAN berikan sebagai pendamping Torah yang mereka taati. Torah dan Kasih Karunia itu saling berdampingan, dan bisa disebut sebagai Sepadan. [Saya tidak tau tapi saya ketika kata ketik Sepadan tiba tiba saja saya dapatkan pengertian bahwa Torah dan Kasih Karunia adalah gambaran untuk setiap Pasangan yang Sepadan dimana Torah adalah sisi Maskulin TUHAN dan Kasih Karunia adalah sisi Feminim TUHAN]. Jadi Torah dan Kasih Karunia adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan satu sama lain. 

          Saya dengan seluruh yang saya tulis disini bukan bertujuan untuk menggurui namun saya hanya ingin memberitakan, mensharekan apa yang TUHAN taruh dan ajar pada saya. Bukan karena pengetahuan saya namun karena kedalaman pengetahuanNYA karena DIA lah si Empunya seluruh pengetahuan didunia ini. Dan dengan seluruh hal ini saya juga tidak memaksa anda sekalian untuk sepaham dengan saya karena hal ini sama ketika kita belum percaya dan kita dikabarkan berita keselamatan dimana keselamatan tidak bisa diterima dengan pemaksaan hanya dengan kerendahan hati dan kerelaan hatilah kita menerima TUHAN YESUS sebagai TUHAN dan MESIAS kita begitu juga dengan Torah ini. Jujur sekali bahwa saya sendiri dahulu juga menganggap Torah sebagai hukum yang mematikan, tidak ada bagusnya (kalo kita memikirkan kenyamanan, keenakan atau hal yang bagus). Namun beberapa bulan terakhir ini TUHAN bawa saya untuk menemukan Akar saya kembali, Tunas AsliNYA. Ya memang semuanya tidak mudah dimana saya terus berdialog dengan TUHAN masalah ini sampai sedikit demi sedikit DIA mulai memberi saya kebenaran-kebenaranNYA entah DIA berikan secara langsung, lewat buku yang saya baca ataupun lewat hambaNYA.

          Sebagai penutup saya ingin bagikan satu ayat teguran yang menurut saya cukup keras, dimana say abaca ayat ini saat freedom life minggu kemarin di Yesaya 24. Dimana ayat itu terletak di ayat ke 5, “Bumi cemar karena penduduknya, sebab mereka melanggar undang-undang, mengubah ketetapan dan mengingkari perjanjian abadi.” Dimana  dalam terjemahan The Message dikatakan “Earth is polluted by its very own people, who have broken its laws, Disrupted its order, violated the sacred and eternal covenant.” Jika kita terjemahkan dalam bahasa Indonesia akan berbunyi Bumi terpolusi oleh manusianya (yang menghuni) sendiri, yang telah merusak hukum, mengacaukan perintah, melanggar kekudusan dan perjanjian abadi. Kita tau laws yang dimaksud adalah Torah, dan karena pelanggaran, mengubah ketetapan serta mengingkari Torah yang adalah perjanjian abadi, bumi menjadi terpolusi dan cemar. Dan jangan bilang ini diperjanjian lama dan tertulis dalam Kitab Para Nabi - Yesaya|Yeshayahu karena perikop ini adalah bagian dari pasal pertama dari Nubuat tentang Akhir Zaman dengan judul perikop Bumi Dihancurkan dan sangat-sangat terhubung dengan Kitab Wahyu yang diperoleh Yohanes murid/rasul TUHAN YESUS. Jadi sekali lagi saya hanya menyampaikan apa yang saya peroleh dari TUHAN dan bukan untuk bahan perdebatan biarlah hikmatNYA yang menuntun bukan pikiran logika kita.
TUHAN YESUS memberkati….


[Torah and Grace are Unity in YESHUA HAMASHIAKH-JESUS CHRIST]


Salam kasih,

Joseph Raphael Primantoro H.S