Pages - Menu

Rabu, 17 Agustus 2016

71 Tahun Indonesia dan Lawatan Terbesar


Yes, akhirnya Indonesia sampai kepada umurnya yang ke 71. Suatu hal yang luar biasa sekali, kita percaya bahwa TUHAN sedang bawa bangsa ini naik dan terus naik melintasi gunung-gunung tertinggi. Ada hal yang luar biasa disini, di umur ini Indonesia akan mengawali semuanya, akan mengawali segalanya... mengapa? Kita akan melihat pesan TUHAN lewat angka-angka, yang pertama ini masa Indonesia akan memulai segalanya, lihat ada angka 7 dan 1 di huruf 71. Mari kita tambahkan 7+1=8... arti angka 8 adalah The New Beginning. Dari angka-angka diatas ada 3 angka, arti lain dari angka 1, 7 dan 8. Angka 1 itu berarti Unity dan TUHAN sendiri sedang 7 adalah Pedang dan The End... sedangkan 8 adalah New Man, New Eyes. Pedang itu akan memotong semua hal yang tidak bisa membuat Indonesia Unity dengan TUHAN, dan ketika semua hal yang harus dipotong itu selesai dipotong seluruhnya maka itu waktunya Indonesia menjadi Indonesia yang Baru dan punya Perspektif Pandangan yang Baru, Perspektif dari TUHAN sendiri.
*Ingat bahwa tahun depan kita masuk tahun Ayin Zayin, 5777 dan 2017... dan pemotongan itu akan terjadi. Dan bahkan riaknya sudah terlihat, ada di dunia rohani maupun sekuler di Indonesia.

Umur ke 71 Tahun, 71... sesuatu juga ada disini. Sebelum kita melaju lebih lanjut lagi, tadi waktu saya di perjalanan menuju ke warnet untuk menulis pesan-pesanNYA ini saya bertemu sebuah mobil Honda CR-V bernopol xx 7117 JJ. Dan saya dapatkan hikmat perkataanNYA yang mengatakan, “ 71 Tahun di 17 Agustus, dari Jogja ke Jerusalem.” Mengapa Jogja? Karena Jogja adalah Sulung Indonesia, Ibukota Pertama. Bisa dikatakan Indonesia tidak akan pernah ada tanpa Jogjakarta sebab semua pembiayaan Pemerintahan Indonesia yang pertama kali dibiayai secara keseluruhan oleh Jogjakarta, tepatnya oleh Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan itulah yang menyebabkan Jogja, Yogyakarta menjadi Daerah Istimewa. Sebab begitu Istimewanya Kota ini di MataNYA, ya inilah Kota Raja, Kota TUHAN!!! Bukankah DIA berkata pada para HambaNYA akan ada Angin Badai dari Selatan? Dari Jogja??? It’s awesome!!!

Dan kita lanjutkan lagi, kita akan ambil beberapa kata-kata Ibrani yang mempunyai Nilai Gematria 71, mari lihat tabel dibawah.

YodNunVauDaletAleph
---
--- pr.n. "Adonai" --- (65); divine name associated15 with the 10th Sephira Malkut, (496).
LamedYodLamedAleph
---
naught, of no value; nothingness; idols; vanity.
KafNunAleph
---
(551 w/f); to be pointed or sharp.

---
an awl, graver; tin; lead, plummet.
NunVauZainChet
---
(721 w/f); a vision (especially from God); a prophecy; a revelation.
LamedKafVauHayYod
---
pr.n. "Mighty is Yah".
HayNunVauYod
---
a dove.
YodHayVauLamedKaf
---
(67); pr.n. "Firm".
MemAlephLamed
---
(631 w/f); to join, unite, combine; a people, nation.
LamedAlephMem
---
pr.n. "Circumcision".
AlephKafYodMem
---
pr.n. "Who Like Yah?".
AlephLamedMem
---
to fill, make full; to fill with; to be full; to be filled with; completed (as the days of pregnancy or of time); to be sated.

---
full; pregnant.

---
fullness; a multitude.
HayYodBetDaletNun
---
pr. n. "Bountiful is Yah".
HayBetYodDaletNun
---
nobility or high estate.

Jelas sekali Adonai atau Tuan ada diurutan pertama, TUHAN YESHUA, ADONAI YESHUA-lah Tuan bagi Indonesia, hanya satu-satunya Tuan yang berdaulat atas Indonesia. Jika lihat tabel dan apa yang disampaikan sebelumnya maka kita bisa melihat adanya hubungan diantaranya, pemotongan semua hal yang membuat Indonesia tidak bisa Echad dengan TUHAN, idols dan semua hal yang tidak punya value apapun di mata TUHAN itulah yang membuat Indonesia tidak bisa Unity dengan TUHAN. Maka dari itu semua harus dipotong, dikerat (circumsision) – disunat agar semua masyarakat, seluruh bangsa ini bisa Unite dengan TUHAN YESHUA.

Kita bisa lihat jika Indonesia Echad dengan TUHAN, atau minimal kita sebagai orang-orang percaya dari sisi Gentiles bahkan kita yang keturunan Bangsa PilihanNYA yang ditempatkan di Indonesia Echad dengan TUHAN maka akan terjadi dimana Indonesia akan ngalami Fullness dari TUHAn, semua yang Indonesia jalani, Indonesia mengerami Janji TUHAN, Sakit Bersalin yang berkepanjangan akan selesai... dengan kata lain Lawatan, Revival yang dikandung Rahim Indonesia akan segera Lahir!!!

Akan muncul orang-orang yang punya intuisi ilahi yang sangat tajam dan mendapatkan visi, pewahyuan dan nubuatan yang akan mengawal dan membawa Indonesia menuju puncak tertingginya, panggilan tertingginya mencapai level Nobility dan High Estate.

 

Jika anda lihat ada satu hal yang penting, satu kata di tabel di atas. Apa itu? Dove, Burung Merpati dalam bahasa Ibrani punya Nilai Gematria 71. Bisa baca dan apa bunyinya? Bunyinya Yonah atau Yunus. Beberapa bulan yang lalu TUHAN bicara bahwa ada Generasi Yunus yang akan DIA bangkitkan, bukan Generasi Penolak Mandat tapi justru sebaliknya itu adalah Generasi Yang Tak Akan Pernah Bisa Menolak Mandat Dari TUHAN, apapun bentuk Mandat itu dan apapun yang harus diletakkan bahkan berapapun yang harus dibayar Generasi ini akan lakukan secara MAKSIMAL!!!

Merpati adalah Lambang dari RUACH ELOHIM, ROH KUDUS sendiri... maka Lawatan itu akan datang dengan sangat luiar biasa seperti yang dikatakan dalam Kitab Yoel pasal 2 ayat 28 sampai 29 yang bunyinya demikian, "Kemudian dari pada itu akan terjadi, bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi, teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan. Juga ke atas hamba-hambamu laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu.”

Itulah yang akan dialami oleh Indonesia di Umurnya yang ke 71 Tahun ini. Kapan terjadi? Secara detail saya belum tahu namun saya rasakan itu akan segera terjadi... dimulai di umur Indonesia yang ke 71 Tahun ini. Bukankah kita bisa lihat LawatanNYA sangat kuat? Bahkan di daerah-daerah pun sangat luar biasa. Jadi mari sepakat sehari bahwa ini waktu buat Indonesia Arise dengan sangat kuat!!! Indonesia akan muncul dengan Great Power dan Wisdom yang dari TUHAN, ELOHIM Israel.


71 juga adalah jumlah dari Sanhedrin, 70 Sanhedrin dengan 1 Pemimpin, 1 Prince yang memimpin 70 Sanhedrin lainnya? Apa itu Sanhedrin? Judges, Para Hakim. Apa cikal bakal dari Sanhedrin? Ketika Musa TUHAN suruh kumpulkan 70 Tua-Tua di Bilangan 11, itulah gambaran Sanhedrin di Bait Suci di Yerusalem beberapa ratus tahun kemudian.

Setelah Musa datang ke luar, disampaikannya firman TUHAN itu kepada bangsa itu. Ia mengumpulkan tujuh puluh orang dari para tua-tua bangsa itu dan menyuruh mereka berdiri di sekeliling kemah. Lalu turunlah TUHAN dalam awan dan berbicara kepada Musa, kemudian diambil-Nya sebagian dari Roh yang hinggap padanya, dan ditaruh-Nya atas ketujuh puluh tua-tua itu; ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah mereka seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi. Bilangan 11:24-25

 

70 Tua-Tua dan Musa sebagai Prince/Nasi dan Pemimpin, Head of the Judge adalah Sanhedrin awal, ini bicara apa? Judge, Hakim!!! Bukankah TUHAN berkata bahwa tahun 2017/5777 adalah Tahun Lembah Yosafat? Apa arti nama Yosafat? Arti nama Yosafat adalah “GOD is My Judge!!!”

Kembali ke ROH KUDUS, 71 adalah jumlah Musa dan para Tua-Tua juga nilai Gematria dari Yonah atau Burung Merpati yang jadi lambang untuk ROH KUDUS. Ada satu ayat di Kidung Agung yang berkata, “Matamu seperti mata merpati...” Apa maksudnya? Ini lebih kepada Pemimpin yang Benar, Righteous Leaders – the eyes of the generation, Generasi yang loyal, yang setia, yang stick dengan TUHAN, yang setia dan percaya kepada rekan-rekannya. Kata ibrani dari Mata adalah Ayin yang juga nama dari huruf Ibrani Ayin, yang punya Nilai Gematria 70, ya itulah jumlah dari anggota Sanhedrin atau Tua-Tua yang dikumpulkan oleh Musa atas kehendak TUHAN. 70 dan 71, Indonesia sudah mencapainya... Mata dan ROH KUDUS, ini berbicara bahwa TUHAN ingin Indonesia terus melihat TUHAN dengan mengandalkan ROHNYA dalam perjalanannya menuju Puncak Tertinggi dari Destiny Indonesia sendiri. Seperti seluruh Tubuh mengikuti Mata seperti itu juga Indonesia akan mengikuti TUHAN, setia, taat ikuti semua Perintah, Hukum, Mandat dan juga Kehendaknya bagi Indonesia sendiri dan Bangsa-Bangsa, bagi Generasi Terakhir di Akhir Jaman.

Tapi ada suatu peringatan yang cukup keras dari TUHAN. Pertama bisa anda lihat kalimat terakhir pada ayat 25 diatas? “...ketika Roh itu hinggap pada mereka, kepenuhanlah mereka seperti nabi, tetapi sesudah itu tidak lagi.” Ini warning pertama, mengapa dikatakan seperti itu? Saya yakin kita tahu secara garis besar mengapa seperti itu... dan itu warning keras pertama.

Masih ada dua orang tinggal di tempat perkemahan; yang seorang bernama Eldad, yang lain bernama Medad. Ketika Roh itu hinggap pada mereka--mereka itu termasuk orang-orang yang dicatat, tetapi tidak turut pergi ke kemah--maka kepenuhanlah mereka seperti nabi di tempat perkemahan. Lalu berlarilah seorang muda memberitahukan kepada Musa: "Eldad dan Medad kepenuhan seperti nabi di tempat perkemahan." Maka menjawablah Yosua bin Nun, yang sejak mudanya menjadi abdi Musa: "Tuanku Musa, cegahlah mereka!" Tetapi Musa berkata kepadanya: "Apakah engkau begitu giat mendukung diriku? Ah, kalau seluruh umat TUHAN menjadi nabi, oleh karena TUHAN memberi Roh-Nya hinggap kepada mereka!" Bilangan 11:26-29

Warning selanjutnya ada diatas, jikalau anda sudah baca saya sarankan baca sekali lagi dengan pelan-pelan. Warning selanjutnya, “Jangan pernah cemburu dan iri dengan apa yang TUHAN buat kepada Orang Lain!!!”

Ketika Yosua mendapatkan laporan bahwa ada 2 orang yang tiba-tiba bernubuat, Yosua langsung berkata kepada Musa. Terjemahan lain menuliskan bahwa Musa mengatakan, “ Apa engkau iri demi kepentinganku? Apa engkau cemburu?” Jangan pernah cemburu dan iri kepada orang yang TUHAN pakai, mungkin engkau akan melihat orang yang bukan siapa-siapa, tidak terpandang, bulukan, jelek, goblok, karakternya tidak terlalu baik bahkan dengan sederetan kejelekan dan kekurangan tiba-tiba arise, muncul karena TUHAN munculkan dan DIA pakai sebagai Pembawa PesanNYA, Pembawa LawataNYA. Karena dihadapan TUHAN sejujurnya engkau tidak lebih baik dari mereka... jangan biarkan rasa irimu, bencimu, cemburumu itu membuat engkau ‘membunuh’ orang-orang yang TUHAN pakai, dan yang berjalan didalam KehendakNYA. Berhati-hatilah dan jaga hatimu sebab Generasi itu sudah bangkit, Faceless Generation sudah DIA munculkan... hanya tinggal menunggu orang-orang yang lain yang juga akan DIA bangkitkan sebagai bagian dari Faceless Generation dan Yonah Generation.

Seperti Musa mengumpulkan 70 Tua-Tua sedang dirinya sebagai Leader (Keluaran 24:1), TUHAN YESHUA juga mengumpulkan 70 Murid-Murid dengan DiriNYA sebagai Leader (Lukas 10:1). Dan DIA juga sedang mengumpulkan Orang-Orang yang mau berjalan bersamaNYA demi Bangsa ini, demi Lawatan Terbesar, dan demi Keselamatan bangsa-bangsa hingga Keselamatan itu kembali lagi ke Israel, bagi Bangsa SulungNYA, yang DIA Pilih pertama kali dan yang adalah Mempelai SejatiNYA.

Ayo Indonesia, it’s your time to ARISE with YESHUA and HIS RUACH!!!

Baruch HaShem,
TUHAN YESHUA Memberkati...

By Grace, Love and Oath,
Joseph Raphael Prima

Jumat, 24 Juni 2016

Kepulangan SahabatNYA dan PesanNYA


 

Ev. Yusak Tjipto Purnomo atau sering dipanggil Engkong Yusak adalah seorang yang sangat berpengaruh dalam hidup saya dengan TUHAN, lewat beliau TUHAN ajari banyak hal yang beberapa diantaranya “Masuk Surga itu ga gandengan”,”Selalu ucap syukur”,  “Jujur dihadapan TUHAN” dan yang paling khas dari beliau adalah “NGGLINDHING WAE.”

Yang tidak kalah pentingnya yang TUHAN ajarkan kepada beliau dan yang beliau ajarkan dan selalu ingatkan adalah kita ini hanya Hamba yang tidak berguna kalau TUHAN tidak gunakan kita, jadi setelah melakukan apapun yang TUHAN perintahkan kembalikan semua pengagungan, kemuliaan, pujian, kejayaan dan ucapan syukur kepada DIA yang Bertahta.

Sejujurnya TUHAN sudah beberapa kali memberikan tanda bahwa hambaNYA ini akan pulang sebentar lagi namun tidak jelas kapan. Ketika 2 hari sebelum 1 Mei 2016, hari ulang tahun ‘Kalender Masehi’saya dapatkan hadiah yang luar biasa dari TUHAN, saya sakit selama hampir satu bulan, hampir sepanjang bulan Mei saya tak bisa keluar rumah dan saya hanya berdiam diri. Saya tahu itu waktu TUHAN ingin saya lebih lagi punya waktu bersama DIA. Banyak hal yang kami bicarakan termasuk tentang Engkong Yusak, praktis selama season ulang tahun saya di 1 Mei dan 17 Iyar. Satu hari pemimpin saya berkata, “Engkong sebentar lagi pulang.” Dan memang setahun terakhir Engkong lakukan hal yang sangat tidak biasa, selama setahun beliau tak pernah tidur. Waktu tidurnya ia ganti dengan berdoa dan baca firman, kalaupun beliau tertidur, beliau tertidur dengan sikap berdoa.

Dan sejujurnya di dalam roh saya, saya seperti menunggu kepulangan beliau. Entah mengapaitu menjadi sebuah kerinduan tersendiri. Beberapa hari sebelum saya berangkat ke semarang, hari itu saya sedang ada diatas motor, saya ngobrol dengan TUHAN dan bertanya tentang “CARANYA”memilih Pasangan Sepadan. Sampai warnet TUHAN suruh saya dengarkan Kotbah Engkong yang berjudul “Waspada Kejatuhan Gideon” yang sampai hari kepulangan beliau saya dengarkan kembali sampai 3x dan DIA jawab disitu. Ada banyak hal lain yang disampaikan, termasuk menjadi penyambung lidah TUHAN, yang mana perkataanNYA akan disampaikan lewat tulisan ini.

Tanggal 21 Juni 2016 ketika saya dalam perjalanan pulang dari Solo ke Jogja, saya dengarkan kotbah Papi Agung itu saya sendiri yang ingin dengarkan namun setelah selesai TUHAN suruh dengan kotbah Engkong Yusak tentang “Kesepakatan kita dengan TUHAN.” Disitu Engkong bicara dan cerita kejadian saat Emak Kiat sakit saat di Pelayanan di Australia. Jika di kotbah Engkong yang “Waspada Kejatuhan Gideon” beliau berkata, “ Berbahagialah orang-orang yang pulang di saat-saat ini “ dan di Kotbah “Kesepakatan kita dengan TUHAN” Engkong berkata tentang kerinduannya untuk pulang ke rumah BAPA. Itu tanda kesekian tentang kepulangan beliau.

Tanggal 22 Juni 2016 sepulang saya dari merayakan ulang tahun putra dari Guru Agama di SMK saya, diperjalanan TUHAN suruh saya mampir ke warnet, padahal saat itu sudah pukul 22.30wib.Saya taat walau saya tak tahu apa yang harus saya lakukan diwarnet,akhirnya saya hanay download video kotbah. Sebelumnya saya harus tunggu antrian sebab saat itu warnet sedang penuh, ketika ada yang sudah selesai dan giliran saya untuk masuk ke bilik komputer, saya dapatkan Bilik Nomor 23. Ketika saya menuju bilik bingung karena seperti ada sesuatu tentang angka 23 ini. Satu jam lebihsaya selesai,dan ketika saya keluar bilik saya lihat lagi Nomor Bilik saya, Nomor 23. Dan saya bertanya, “ TUHAN ini apa? Maksud angka 23 itu apa to TUHAN? DIA diam...

Sampai rumah hampir pukul 00.00 wib, sampai pukul 01.00 wib saya belum bisa tidur.Saya tidak tahu ada apa, dan tepat pukul 01.08 wib kakak saya kirim line, di notifikasi tertulis “Telah menyelesaikan semua dengan kuat...” dan suddenly saya ngerti dan dari dalam hati, ROH KUDUS berkata, “Yusak Pulang!” Saat Papi Agung pulang saya cukup kaget, namun saat Engkong Yusak pulang saya cukup siap sebab DIA banyak berikan clue tentang kepulangannya.

Akhirnya saya hanya berdiam hingga pukul 02.30wib dan saya tertidur. Esok paginya TUHAN suruh saya lihat tanggal 23 Juni 2016 dalam kalender Ibrani, hari itu adalah tanggal 17 Sivan 5776. Banyak hal terjadi di 17 Sivan, 17 Sivan adalah hari ke 11 Musa ada di puncak Gunung Sinai untuk terima Torah.

Yang membuat saya sangat kaget adalah 17 Sivan adalah hari ke30 setelah ulang tahun saya menurut kalender Ibrani, 17 Iyar. Ada dua event yang sangat luar biasa dan membuat saya speechless. 17 Iyar adalah hari dimana TUHAN menutup Pintu Bahtera dan Air Bah datang, sedang 17 Sivan adalah hari dimana Bahtera Nuh mendarat di Gunung Ararat. Bukan sebuah kebetulan jika Engkong Yusak adalah salah satu Metusalah bagi Generasi ini, bagi Generasi Terakhir dan memang Beliau adalah sang Pilar. Saya ingat benar bahwa Papi Agung pernah menyampaikan bahwa jika Engkong pulang, Air Bah itu datang. Semuanya jebol... 17 Sivan, hari ke 11 Musa diatas Gunung Sinai... 11 berarti Chaos, so mari siap-siap.

Lalu saya berdoa lagi dan TUHAN bukakan maksud angka 23, ada dua nama Ibrani Chaya dan Chedva. Keduanya memiliki nilai Gematria 23,Chaya berarti Kehidupan dan Hidup sedang Chedva berarti Sukacita... Engkong sudah Hidup dalam Kehidupan yang penuh dengan Sukacita di Rumah BAPA seperti Kerinduannya selama ini. Ada satu kata Ibrani lagi, Zabach yang berarti Offering, Persembahan dan Bulan Sivan itu terkoneksi dengan Suku Lewi, Suku Imam... bukankah hidup Engkong berisi Offering setiap hari kepada TUHAN dan Musa adalah seorang Lewi? Sungguh bukan suatu kebetulan.

Yang terakhir, beberapa waktu lalu seorang hamba TUHAN share :


Huruf ke 9 dari alfabet Ibrani adalah 'tet'... Kata 'tov' (טוב) yg berarti 'sungguh amat baik', 'well, very good, pleasing' dan kata 'tov' terdiri dari alfabet ini... Dan alfabet ini pertama kali muncul di Kejadian 1:31.
Yesus meninggal di jam ke 9 alias jam 15.00 dan Ia berseru: 'It is finished!' atau 'It is complete!' dan kematianNya menebus dosa seluruh umat manusia.
Angka 9 juga mewakili 9 Buah Roh (Galatia 5:22-23). Ini bukan perhitungan klenik, tapi Alkitabiah
-HCE


Dan ada satu lagi rahasia tentang angka 23 dan 9, Firman TUHAN dalam Kejadian 1 “Parashat Bereshit”, “Dan Tuhan bersabda jadilah terang dan terangpun jadi”, "G-D said,Let there be light and there was light” dalam bahasa Ibrani terdiri dari 23 Huruf Ibrani ["וַיֹּאמֶר אֱלֹהִים, יְהִי אוֹר; וַיְהִי-אוֹר" (vayo'mer 'Elohiym yehiy 'or vayehiy 'or).] Dan Gematria value dari kata Terang atau Ohr (‘or) berjumlah 207 dimana angka 207 didapat dari 9 x 23!!!



HambaNYA yang telah jadi Terang bagi Bangsa-Bangsa, bagi Generasi ini untuk TUHAN telah selesai menyelesaikan mandat dan tugasnya dengan baikdan tuntas, selesai dengan kuat. Ini waktunya bagi kita selesaikan apa yang jadi mandat dan tugas kita masing-masing sebagai TubuhNYA, salah satunya menjadi Terang bagi Bangsa-Bangsa, Menjadi Terang Dunia ( Terang Alam Semesta – Terjemahan Bahasa Ibrani ).

May the L-rd (YHVH) bless you and guard you -
יְבָרֶכְךָ יהוה, וְיִשְׁמְרֶךָ
Y'varekhekha Adonai v'yishmerekha
May the L-rd make His face shed light upon you and be gracious unto you -
יָאֵר יהוה פָּנָיו אֵלֶיךָ, וִיחֻנֶּךָּ
Ya'er Adonai panav eleikha vichunekha
May the L-rd lift up His face unto you and give you peace -
יִשָּׂא יהוה פָּנָיו אֵלֶיךָ, וְיָשֵׂם לְךָ שָׁלוֹם
Yissa Adonai panav eleikha v'yasem l'kha shalom

BAMIDBAR 6:23-27

Baruch Haba B’Shem Adonai Yeshua...

By HIS Grace,
Joseph Raphael Prima

Baruch HaShem, HaleluYAH!!!

Engkong Yusak, Sampai Bertemu di Pesta Perkawinan Anak Domba






Awal menikmati pengajaran dari hubungan karibmu bersama DIA adalah lewat bukumu yang berjudul "Belajar menyenangkan hati TUHAN" dan sejujurnya waktu itu aku sedang mulai tata hidupku untuk balik kepada DIA yang berhasil menangkapku kembali diakhir tahun 2011 setelah aku lari dan terus berlari menjauhiNYA selama empat tahun sejak DIA curahkan ROH KUDUSNYA dalam hidupku di satu ruangan kelas smk yang kecil.

Saat itu hanya ada perasaan ingin membuat DIA tertawa terbahak-bahak, menyunggingkan senyumNYA bahkan mengangkat jempolNYA seperti seorang Ayah kepada anaknya. Ingin mwmbuat DIA bahagia, tertawa lepas tiap kali DIA tolehkan pandanganNYA kehidupku.
Lewat bukumu, dan lewat kotbah-kotbahmu aku belajar bagaimana "ngglindhing wae" denganNYA sampai pada akhir tahun 2012, TUHAN mulai berkata, "Kembali ke akar nak..." perjalanan mengenai siapa aku dimataNYA dan segala sesuatunya dimulai.

Hari-hari itu aku bertanya kepadaNYA, "Sesatkah aku?" "Salahkah aku?" Sebab DIA terus berkata, dan kalimat itu terus terngiang-ngiang hingga aku temukan penjelasan dan jawabanNYA di akhir tahun 2014.

Ditengah perjalanan menuju akhir 2014, pertanyaan diatas terus muncul dari jiwa dan pikiranku.

Segala hal tentang Torah yang berbanding terbalik dengan apa yang Gereja ajarkan. Sampai satu ketika aku berkata kepada TUHAN, "TUHAN, aku ada di Bahtera. Ada 6 Pemimpin dibawah Engkau di dalamnya. Jika semua hal yang Kau berikan tentang Torah adalah benar, tolong dan aku mohon Kau berbicara lewat salah satu dari mereka."

Dan jawaban pertama aku dapatkan dari kotbahmu, bahkan kau juga terbitkan buku tentang hal itu.

Semuanya saling berkaitan, DIA berkata Torah adalah HatiKU dan pelajaran darimu adalah Belajar menyenangkan Hati TUHAN. Semuanya berpusat kepada HatiNYA, dan kunci hubunganmu denganNYA hanyalah dari Hati ke Hati.

Terima kasih buat segalanya, aku memang tak kenal engkau secara pribadi namun kau tetap Engkong buatku yang tak pernah merasakan nikmatnya, enaknya didikan seorang Engkong / Kakek, dongeng, cerita dan semua pengalaman hidup tapi lewat engkau aku dapatkan semuanya. Terima kasih... sampai bertemu di Pesta Perkawinan Anak Domba kong...

I love you, and you will in my heart forever Engkong Yusak... Finish Strong, Finishing Well.

- Joseph RP

Jumat, 22 April 2016

Renungan 21-22 April 2016 Pesakh / Passover Season Ayin Vav 5776

TandaNYA untuk Pesakh 5776
21 April 2016 - 13 Nisan 5776
 
 Pagi ini seperti biasa saya menyapu halaman, tapi ada sesuatu tak biasa... ternyata ada daun jatuh dan membentuk huruf TAV yang punya arti Mark, Sign arau Seal. Secara spesifik dikatakan sebagai Seal of The Covenant. 

Bisa dilihat bentuk TAV itulah yang terbentuk ketika Pesakh / Paskah Aleph "Pertama" di Mesir, yaitu pada saat Tulah ke 10 - Kematian Anak Sulung dimana di dalam Kitab Keluaran 12 Orang Israel TUHAN suruh untuk menyembelih Domba Jantan dan mengoleskan darahnya di dua Tiang dan Ambang Pintu.

Sedangkan pada Pesakh / Paskah Tav "Terakhir" adalah hari dimana TUHAN YESHUA disalib dan dengan darahNYA yang menetes di atas Tutup Pendamaian Tabut Perjanjian maka itu sebagai Seal of The Covenant dari Perjanjian Keselamatan. Huruf Ibrani TAV dalam bentuk Piktograf berbentuk Salib, dan dalam huruf Aram pun berbentuk 'seperti' Salib.

Yang buat saya "waah" adalah bahwa petang ini, tanggal 21 April 2016 kita masuk tanggal 14 Nisan 5776, dengan kata lain Pesakh / Paskah yang sesungguhnya dimulai sesuai dengan Kalender Ibrani yang TUHAN beri dan tertulis di Alkitab dan yang jiga TUHAN YESHUA rayakan selama di bumi.
YESHUA berkata, "AKU adalah ALEPH dan TAV"

Maka Pesakh / Paskah berbicara mengenai DiriNYA sendiri.

Yang mengerti, mengertilah... yang terima, terimalah sedang yang menolak monggo saja...

Chag Pesakh Sameach!!!
TUHAN YESHUA Berkati...

By HIS Grace,
Joseph Raphael Prima


Renungan pra-Pesakh tentang Unity
21 April 2016 - 13 Nisan 5776

Menjelang kita masuk masa Pesakh / Paskah petang nanti, mari kita renungkan...

Akibat dari JubahNYA yang terpotong-potong bukan hanya berdampak pada TubuhNYA (GerejaNYA) saja tapi juga berdampak pada Pengenalan akan DIA dalam potongan-potongan JubahNYA itu, atau bisa kita katakan berdampak pada Pengenalan akan DIA di dalam 4 potongan besar TubuhNYA (Judaism, Christianity, Catholic, and Other Church "ex. Jehovah Witness").

Maka dari itu arti dari "Jumlah Penuh" bukan hanya Jumlah Jiwa-Jiwa dari non-12 Suku Israel (Jewish) melainkan Knowledge atau Pengenalan Penuh akan TUHAN YESHUA pada TubuhNYA di sisi Gentiles / non Israel baru Bangsa PilihanNYA akan diselamatkan karena tudung yang selama ini menutupi terkoyak dan mereka lihat YESHUA sebagai Mashiakh dan Adonai bagi Israel secara keseluruhan.

JIKA KITA BICARA UNITY NAMUN CUMA MENGURUSI GEREJA KITA SENDIRI, DENOMINASI KITA SENDIRI BUKAN UNTUK TUBUHNYA SECARA KESELURUHAN, ITU BUKAN UNITY SEJATI DAN ITU BUKAN YANG TUHAN YESHUA INGINKAN!!!

Mari berjalan dalam Unity yang sesungguhnya, HaleluYAH!!!
 TUHAN YESHUA Berkati...

By HIS Grace,
Joseph Raphael Prima


4 Bagian JubahNYA dan BahteraNYA
22 April 2016 - 14 Nisan 5776

Hari ini kita sudah masuk masa Paskah (Pesakh-Ibrani). Hari dimana TUHAN YESHUA disalib, dan sebelumnya JubahNYA direnggut paksa lalu dipotong-potong.

Hampir selama 2 bulan ini TUHAN selalu bicara tentang ketepatan Purim bulan lalu dan Pesakh bulan ini. Dan selama 2 minggu ini DIA terus bicara tentang Pesakh, khususnya tentang JubahNYA
yang dipotong oleh tentara Romawi menjadi 4 bagian.

Setelah TUHAN bicara beberapa hari lalu tentang 4 Potongan Jubah TUHAN YESHUA, yang berdampak pada TubuhNYA sehingga menjadi 4 bagian yang adalah Yudaisme, Kekristenan, Katolik dan Gereja 'Lain' dengan Pengenalan akan DIA yang juga terbagi-bagi.

Pagi ini tiba-tiba muncul begitu saja tentang 4 Orang Laki-Laki (Kepala Rumah Tangga) yang masuk ke dalam Bahtera, Nuh-Sem-Ham-Yafet. Walaupun mereka keluarga, mereka berbeda bahkan melahirkan bangsa-bangsa yang berbeda pula. Tapi mereka masuk ke dalam Bahtera, dan mereka selamat dari Air Bah waktu itu.

Bukankah hari-hari ini adalah hari dimana Nuh hidup?

Masuklah ke Bahtera, jangan hanya dirimu sendiri, jangan cuma kelompokmu sendiri, tapi masuklah sebagai Kesatuan TubuhNYA, 4 Bagian TubuhNYA masuk dan Unity di dalam Bahtera yang adalah TUHAN YESHUA sendiri.

Mari masuk Bahtera TUHAN YESHUA... sebelum "Tsunami" itu datang.

Chag Pesakh Sameach 5776 - Happy Passover 5776 - Selamat Paskah 5776 dan bersiap masuk Shabbat petang ini.
TUHAN YESHUA Berkati...

By HIS Grace,
Joseph Raphael Prima


The True Passover
22 April 2016 - 15 Nisan 5776

Dimanapun HadiratNYA kuat banget di Hari ini, Pesakh sekaligus Shabbat!!! Kita sudah masuk 15 Nisan 5776, hari dimana Bangsa Israel melakukan Seder Pesakh (Makan Paskah) dengan suasana rumah terang benderang sementara Orang Mesir diliputi Kegelapan Tulah ke Sembilan sekaligus Tulah Ke Sepuluh, dimana Malaikat Maut membunuh semua yang Sulung, Anak-Anak Sulung Orang Mesir sekaligus anak-anak sulung hewan ternak Orang Mesir.

Dimana 300 tahun kemudian setelah hari itu, tepat di tanggal ini Ishak Lahir. Jadi mari kita ingat lagi tentang apa yang disampaikan Papi Agung sebelum pulang yang berhubungan dengan Covenant Money dan Kelahiran Ishak.

Jikalau kita mau tepat sesuai tuntunanNYA, pada saat ini khususnya Perayaan Paskah maka TUHAN akan tunjukkan banyak hal yang ajaib yang sudah DIA lakukan bahkan yang akan DIA lakukan.
Paskah berbicara Keluarnya Bangsa Israel dari Mesir, Kelepasan sebuah Bangsa, Pembebasan, Tuntunan menuju Tanah Perjanjian, Ishak lahir, Anak Perjanjian Lahir, YESHUA Sang Pemilik Perjanjian dan Peneguh Perjanjian memateraikan seluruh Perjanjian lewat DarahNYA sendiri di Salib yang menetes ke atas Tutup Pendamaian (Huruf TAV sama dengan bentuk olesan Darah domba di dua tiang dan ambang pintu juga TAV dalam bentuk Piktograf berbentuk salib).

Apakah kebetulan?? No, memang Kairos PesakhNYA itu saat ini!!!

Jadi hari ini kita perkatakan kembali dengan sangat tepat bahwa TUHAN akan dan sudah memberikan kelepasan pada setiap kita, pemulihan segala sesuatu, kita sudah segera dan sudah tiba ke Tanah Perjanjian kita bahkan Anak Perjanjian pun segera dan sudah lahir bahkan TUHAN YESHUA sudah memateraikan semuanya itu... Penggenapan JanjiNYA sebentar lagi.

Bertahanlah!!!

Pesakh (Aleph dan Tav), Kelahiran Anak Perjanjian plus Hari Shabbat semua nya berhubungan dengan Perjanjian, Tanda dan Materai dari BAPA dan YESHUA.

Chag Sameach Pesakh 5776, the True Passover is Now!!!
TUHAN YESHUA Berkati...

By HIS Grace,
Joseph Raphael Prima

Memanggil NamaNYA dengan Hati

Ada yang memanggil YESUS, ada yang memanggil JESUS dan ada yang memanggil YESHUA. 

Sejujurnya siapa pribadi yang tidak gembira jika dipanggil dengan Nama yang diberikan sejak lahir tanpa perubahan-perubahan bahasa.

Yang memanggil DIA YESUS, DIA dengar... JESUS? DIA dengar juga. YESHUA? DIA dengar!!!

Jadi apa masalahnya?

Hati...

Hatimu bagaimana?

Memanggil DIA dengan Nama AsliNYA, seperti yang BAPA beri lewat Miryam dan Yosef itu butuh panggilan hati, dan yang namanya hati itu tak bisa dipaksa.

Kita tak bisa dipaksa menerima DIA sebagai RAJA, kita tak bisa dipaksa mencintai DIA kalau kita tak menetapkan hati kita sendiri untuk menerima dan mencintaiNYA begitu pula saat memanggil NamaNYA.

Firman berkata bibir bangsa-bangsa akan dimurnikan untuk memanggil NamaNYA, saat itu sudah dekat jadi biarkan untuk hal ini DIA sendiri yang berurusan dengan masing-masing kita.
Semuanya dari hati...

Hanya hati...