Jumat, 22 April 2016
Yang Aneh Dari TUHAN
20 April 2016 - 12 Nisan 5776
Ketika kita terus berpegang dengan kata "aneh", maksudnya bagaimana? Maksud dari kalimat yang belum selesai diatas adalah ketika kita terus berpegang dengan kata "aneh" secara negatif maka saat melihat orang yang berbeda dengan kita, kita langsung cap dia "aneh." Itu reaksi...
Tentang ke -aneh-an,
Tahun 2007 ketika TUHAN berikan Baptisan Api kepada Persekutuan Sekolah saya di salah satu kelas, kami mulai terima bahasa Roh. Dan sepanjang perjalanan pulang saya tak bisa berhenti dan terus menerus berbahasa Roh. Sampai rumah Orang Tua kebingungan, 'Ngomong apa ini anakku?'
Mungkin mereka berpikir saya sudah tak waras, setelah hari itu ketika saya berdoa dan berbahasa Roh, Orang Tua mulai berkata, " Kamu aneh. " Yang sejujurnya sampai sekarang sering berkata, 'Aneh dan Tak Jelas.'
Seiring jalannya waktu, ada waktu saya ibadah ke GKJ waktu subuh dan ke GSJA waktu petang, Jogja dan Klaten. Di dalam masa tergelap saya, TUHAN tetap pegang tangan saya dan tak pernah lepaskan, disitu beberapa orang mulai berkata, " Kamu aneh, sudah pagi ibadah di GKJ kok sore ibadah lagi, di Klaten lagi. "
Tapi saya tahu, ApiNYA terus berkobar dalam hati saya meskipun saya sedang jatuh, terjerembab dan terseok-seok waktu itu.
Sampai satu waktu TUHAN bawa saya ke GKKD dengan perkataanNYA yang sangat jelas waktu itu ditelinga saya, sampai disitu saya berkata, "TUHAN, ni Gereja aneh. Ada Bintang Daudnya, bukan Salib." Tapi saya tahu TUHAN yang bawa, dan seaneh apapun, kalau TUHAN kadang sangat aneh buat manusia.
Ketika saya masuk GKKD, tidak otomatis waktu itu saya tinggalkan GKJ maupun GSJA. Subuh saya ke GKJ, Siang saya ke GKKD dan Petang saya ke GSJA. Itu berlangsung selama 3-4 bulan dan beberapa orang mulai kembali berkata, " Kamu aneh."
Semakin saya menyelami TUHAN, saya mulai masuk Kegerakan Bahtera. Yang isinya orang-orang aneh! Termasuk saya.
Masuk ke Eagle Squad pun masih dibilang aneh, sampai ada yang berkata, "Kamu itu ngajar atau ngapain di SMK? Kok ga dapat uang? Aneh!"
Belum lagi ketika saya misi dan pelayanan ada yang berpikir, "Kamu diutus, dapet gaji gak?" Ketika saya berkata, "Saya misi & pelayanan, itu lakukan kehendak TUHAN, bukan cari duit!" Lagi-lagi mereka berkata, "Kamu aneh!!!"
Dan saya tahu, sepanjang ikut TUHAN... saya maupun anda yang membaca status ini, akan ada orang-orang yang berkata aneh kepada kita, dimanapun kita selalu dicap aneh apalagi ketika ikut TUHAN. Tapi pilihan kita, kita mau terus maju dan terbang lebih kuat atau stop, selesai begitu saja.
Itu baru aneh, kita belum bahas dimana sampai dititik kita dikatai "Gila!"
Kalau salah satu hambaNYA berkata, "Kita dikatai gila, ya sudah tambah gila aja lagi buat TUHAN sesuai mauNYA", maka saya berkata, "Kita dikatai aneh, ya sudah tambah aneh aja lagi buat TUHAN sesuai mauNYA."
By HIS Grace,
Joseph Raphael Prima
Selasa, 19 April 2016
Jubah Yang Terpotong-Potong
Beberapa minggu ini TUHAN ajarkan
tentang Jubah. Banyak hal yang kami bincangkan. Ada satu hal yang membuat saya
terkejut.
Masih ingatkah ketika Ibu Nani –
Ev. Nani Susanti memperingatkan dengan keras ‘namun lembut’ tentang mengenakan
Jubah, entah dalam bentuk Kaos atau bentuk apapun. Apa yang kita pakai itu
menunjukkan siapa diri kita, saya juga mengerti tidak semua orang Kristen
setuju dengan hal ini, terbukti masih banyak yang gunakan Kaos bergambar dewa,
kata-kata Kutuk maupun gambar Tengkorak.
Ada dua hal tentang Jubah yang
tercatat di Alkitab, jika kisah Jubah tentang Elia-Elisa saya yakin kita semua
familiar dengan hal itu namun jika kisah Jubah dan Saulus (Paulus)? Itu yang
membuat saya terperangah dan melihat bahwa apa yang TUHAN sampaikan tentang
memakai Jubah yang Benar lewat Hamba-HambaNYA itu memang suatu Kebenaran yang
mana mau diterima atau ditolak tak akan membuat hal itu berubah sebab
KebenaranNYA itu Mutlak.
Awalnya saya akan bahas tentang
jubah di Eagle Squad sebelum TUHAN beritahukan tentang Saulus, namun beberapa
hari seperti TUHAN menahan hingga DIA berikan rahasia itu DIA tetap tahan.
Beberapa hari lalu TUHAN utus dan
ijinkan saya untuk melayani ke LP Nusa Kambangan dengan beberapa rekan dari
Gereja dan Denominasi yang berbeda. Sepanjang perjalanan saya ngobrol dengan
TUHAN dan DIA cerita banyak hal termasuk tentang JubahNYA.
Saya perhatikan dengan seksama,
hingga kami tiba di Purwokerto dan kami melayani KKR anak muda di sebuah gereja
di Purwokerto, KKR ini juga lintas Gereja dan Denominasi. Beberapa waktu
Gembala sempat bercerita dengan saya tentang bagaimana sejarah Gerejanya,
masalah Gerejanya hingga Terpecahnya Gereja menjadi Tiga Gereja.
Saat itu saya diam dan
mendengarkan, saat Pujian Penyembahan kami nyembah dan TUHAN ingatkan tentang
apa yang DIA beritahu sepanjang perjalanan ke Purwokerto. Sampai satu titik
seorang Pastor yang menjadi tudung misi kali ini berkata, “Ada yang mau
menyampaikan sesuatu?” Istrinya yang ikut bersama kami maju, namun saya masih
menimbang-nimbang apakah saya harus sampaikan. Sampai Pujian dan Penyembahan
dinaikkan kembali saya terus bertanya sampai satu titik TUHAN berkata jelas, “Sampaikan...”
Lalu saya maju dan sampaikan hal tersebut.
Kisah Jubah Elia yang Elisa
terima membuat hal yang luar biasa dalam hidupnya, dua kali lipat, double porsi
Elisa terima dari Elia. Ini bicara Jubah Kesulungan, dalam tradisi Yahudi anak
laki-laki sulung berhak mendapat 2 bagian dari Ayahnya, maka ketika Elisa
berkata kepada Elia, “Bapa, berikan aku 2/3 bagian dari Rohmu!!!” Itu seperti Elisa
berkata, “Berikan aku Jubah Kesulunganmu.” Dan akhirnya heart to heart Elia
berikan hal itu, karena apa? Karena hubungan hati, hubungan batin... Elisa
bukan saja abdi Elia tapi anak ‘rohani’ dari Elia, juga statusnya sebagai Anak
Sulung yang mewarisi apa yang Elia miliki.
Mengapa harus 2/3 bagian dan
mengapa dikatakan Double Portion jika semestinya 2/3 itu satupun tidak genap? Saat
saya post foto tentang elia di Instagram salah satu Adik Rohani saya bertanya
tentang Double Portion, saat itu TUHAN langsung terangkan apa itu Double
Portion.
Berikut perbincangannya (tidak
saya bicarakan diKKR)...
· abrahamsugihartoNice... but Kok 2/3 kak? Bukannya
2x kalau double portion?
· jehosevrafael.benjaminElisa
minta 2 bagian dari roh Elia, dalam terjemahan bahasa inggris itu double
portion. Nhah kalau kita bicara tentang sesuatu yang utuh berarti ya 3/3, kalau
dua bagian berarti 2/3 aja bukan seluruhnya... nhah itu double portion dek. @abrahamsugiharto
· abrahamsugihartoMasih nyelami... 😏
· jehosevrafael.benjaminHaha,
ndak papa... ex aku punya emas 1, emasnya itu 3 bagian yang disatukan. Dirimu
minta 2 bagian, aku kasih 2, aku masih ada 1 bagian. Itu 2/3, double portion.
Ya kurang lebih seperti itu @abrahamsugiharto
^^
· abrahamsugihartoYg bhs. Indo mengatakan
"bagian" aku sudah cek yang bhs. Inggris hampir semua bilang
"double portion". Hehe sepahamku double itu dua kali lipat. Org main
tenis double berdua... seandainya bagian, pastinya di bahasa inggris ditulis "two
third of your spirit" (2/3 dari rohmu)...
· jehosevrafael.benjaminDalam
bahasa Ibrani Double Portion itu Senayim Pi, Senayim itu bisa berarti Double
juga Two nah sedangkan Pi itu berarti Portion tapi juga berarti Part. Jadi
Double Portion of Your Spirit bisa juga berarti Two Part of Your Spirit. Begitu
dek @abrahamsugiharto ^^
· abrahamsugihartoBendera putih setengah tiang ini
kalau sudah ditembak bahasa Ibrani.. haha.. Brarti masih memungkinkan dua kali
lipat ya kak? Kan sifat dasar manusia itu "tamak" bahkan dlm hal
kerohanian juga, ingin mengalami pengalaman rohani ini dan itu.. Jdi entahlah
ya, pemahamanku masih dua kali lipat.. karena Elisa menginginkan lebih dari
pelayanan Elia... Dan om PAP pernah bilang mujizat besar yg dilakukan Elisa
jumlahnya 16, sedangkan Elia 8? (aku sendiri belum ngitung brapa mujizat
besarnya).. diskusi pagi hari ya 😁
· jehosevrafael.benjaminYa
itulah rahasia Ilahi, diskusi pagi haha... Aku seneng kok ada adek yang kritis,
buat aku mau ga mau belajar dan gali lebih lagi wkwkwk... Iya, makanya disitu
sementara kita tahu 'ia' punya arti double, Double Portion tapi juga Two Part.
Sebenarnya Elia Elisa itu kaya Bapak-Anak, ni Anak pengen warisan Bapaknya makanya
dia minta, secara nature seorang Bapak pasti ingin Anaknya lebih dari dia
walaupun si Anak tidak menginginkannya. Memang Papi pernah kotbah itu ga cuma
sekali, nhah rahasianya ada di kata terakhir di 2 Raja-Raja 2:9, yaitu Portion
/ Part... dimana ada arti lain lagi, Two Edged-Bermata Dua... Jadi ada dua
sisi, bermata dua yang keduanya berfungsi. Jadi memang Two Part tapi itu juga
berkata Double Portion. @abrahamsugiharto ^^
· abrahamsugihartoSiap... siap... mantap! 😊
Itulah Jubah yang diberikan, dilemparkan yang
berakibat apa yang Elisa lakukan adalah dua kali lipat dari yang Elia lakukan
bahkan lebih kuat dan mantap daripada Elia.
Lalu sisi lain pelemparan Jubah
dialami oleh Saulus, bagaimana Saulus menjadi begitu keji, begitu kejam dan
membantai pengikut-pengikut YESHUA?
Semua berawal dari tragedi
Stefanus, saat Stefanus diarajam. Ada hal yang Saulus terima dan itu menjadikan
dirinya begitu kejam.
Kita bisa baca di Kisah Para
Rasul 7, saya akan berikan sedikit bagian tapi anda bisa baca secara
keseluruhan dalam Alkitab anda.
Kisah Para Rasul 7:55-60 Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus,
menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan ELOHIM dan YESHUA berdiri di sebelah
kanan ELOHIM. Lalu katanya: "Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak
Manusia berdiri di sebelah kanan ELOHIM." Maka berteriak-teriaklah mereka
dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia. Mereka menyeret dia ke luar
kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki
seorang muda yang bernama Saulus. Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa,
katanya: "Ya TUHAN YESHUA, terimalah rohku." Sambil berlutut ia
berseru dengan suara nyaring: "TUHAN, janganlah tanggungkan dosa ini
kepada mereka!" Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.
Mari kita perhatikan ayat 58 juga
59, “ Dan saksi-saksi meletakkan jubah
mereka di depan kaki seorang muda yang bernama Saulus. Sedang mereka
melemparinya... “
Para saksi ini adalah orang-orang
yang menyaksikan Stefanus menginjil dan mereka juga yang melempari Stefanus
hingga mati. Orang Yahudi disamping memakai Pakaian mereka juga memakai Jubah
diluar Pakaian yang mereka pakai, biasanya mereka lepas Jubah mereka ketika
mereka akan lari, namun dalam kasus ini mereka lepas Jubah ketika akan merajam
Stefanus.
Lihat bahwa Para Saksi itu
melepas dan meletakkan Jubah mereka di depan kaki seorang muda bernama Saulus.
Dalam terjemahan lain dikatakan mereka melempar jubah kepada Saulus. Jika Elia
melempar Jubah kepada Elisa dan Elisa menjadi berkali-kali lipat lebih Ajaib
dari elia, maka sebaliknya Para Saksi yang merajam Stefanus dengan sangat Kejam
melempar Jubah mereka kepada Saulus dan Saulus berkali-kali lipat menjadi lebih
kejam daripada mereka semua. Yang saya percaya bahwa Stefanus saat itu melihat
sesuatu dalam hidup Saulus, dan darah martirnya berteriak agar Saulus
diselamatkan dan kita tahu akhirnya Saulus menjadi Paulus, seorang Rasul yang
luar biasa bagi YESHUA.
Perhatikan apa yang kita pakai,
apa yang kita beri kepada orang lain... itu akan sangat berpengaruh.
Satu hal yang adalah inti dari
tulisan ini adalah apa yang DIA sampaikan tentang JubahNYA. Dan itu berakibat
hingga saat ini, detik ini juga, bahkan sampai detik dimana anda membaca
tulisan ini.
Elia memberikan Jubah Kesulungan
dengan bentuk Fisik Jubah kepada Elisa namun YESHUA memberikan Jubah
KesulunganNYA bukan dengan Jubah Fisik namun dengan Hembusan RohNYA, Roh Kudus
lah yang menjadi Jubah Kesulungan dan salah satu WarisanNYA.
Mengapa bukan Jubah FisikNYA?
Yohanes 19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka
mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap
prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak
berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
Jawabannya karena Jubah FisikNYA
bahkan PakaianNYA sudah dikoyak, sudah dipotong-potong beberapa bagian... jumlah
tepatnya 4 Potong. JubahNYA tidak diberikan tapi direnggut paksa dan dipotong-potong dan itu terimpartasi terhadap TubuhNYA di Bumi hingga hari ini.
Memang tertulis hanya dipotong 4
bagian namun dari 4 potongan itu bertambah menjadi lebih dari itu.
Apa yang terjadi? Apa yang
terimpartasi?
Ketika saya mengetik semua ini
saya menyadari sesuatu, karena JubahNYA dipotong-potong, sampai detik ini
TubuhNYA terpecah, Gereja terpecah. Itu pergumulan kita hingga saat ini. Ada 4
bagian besar Gereja yang memperlihatkan bahwa 4 Potongan itu membawa dampak
hingga saat ini, TubuhNYA, JubahNYA terpotong menjadi Yudaisme, Katolik,
Kekristenan dan “Gereja lain” (yang mengakui YESHUA namun tak mengakui DIA itu
TUHAN ex. Saksi Yehuwah). Dan dari ke 4 bagian besar ini tak sedikit juga bagian
yang terpecah kembali.
Buat saya ini menyedihkan, kita
sebagai gereja TUHAN sadar tak sadar membangun tembok dengan yang lain.
Terkadang kita mulai mau membuka diri dan berjalan bersama tapi satu titik
terkadang kita masih tidak sadar mempertahankan tembok tersebut. Ini yang perlu
kita renungkan, TUHAN YESHUA datang ketika TubuhNYA bersatu dalam Unity, secara
keseluruhan...
Bukan hanya jumlah orang-orang
percaya non-Israel penuh dan orang Israel juga penuh namun Kepenuhan pengenalan
akan DIA yang sejati itulah yang jadi AgendaNYA di hari-hari terakhir ini.
Mari kita Unity, yang sudah mengerti
mari bergerak dalam Unity, mungkin engkau dan rekanmu tidak sewarna, tidak
seragam dan tidak sekegerakan namun jika kita tahu bahwa semuanya berjalan
dalam agenda TUHAN maka mari kita berjalan sesuai jatah, bagian, tugas dan
mandat masing-masing kita. Berjalan bersama bukan sendiri-sendiri. Bukankah
dalam satu Kegerakan bahkan dalam lingkup terkecil secara keseluruhan, dalam satu
Gereja pun ada yang jadi Tangan, ada yang jadi Kaki, ada yang jadi Jari dan itu
berbeda-beda pula? Kalau kita tak mengerti kita hanya akan men-cap aneh
terhadap orang yang berbeda dengan kita.
Banyak Hamba-Hamba TUHAN saat ini
ketika mereka melayani, mereka tidak membawa Panji Gereja mereka dan hanya
membawa Panji KRISTUS, Panji YESHUA saja. Ini bukan hanya terjadi di Indonesia,
melainkan ini terjadi di seluruh dunia. YESHUA yang utama... karena Paulus juga
melakukan hal yang sama, yang ia beritakan adalah YESHUA bukan Yudaisme, Bukan
Gereja, bukan Kehilat, bukan Sinagoga meski ia tetap pegang teguh semua ajaran
yang ia terima dan yang YESHUA juga kerjakan selama hidupNYA di bumi karena
memang semuanya dari DIA, namun hanya YESHUA yang ia beritakan (kita akan bahas
ini dilain kesempatan tentang mengapa banyak hal yang Paulus sampaikan terlihat
pro-kontra satu dengan yang lainnya, namun dalam waktu yang DIA ijinkan),
begitu juga seharusnya kita.
Ijinkan saya untuk bagikan apa yang TUHAN percayakan hingga hari ini. Saat ini, 2 tahun terakhir ini TUHAN
percayakan Eagle Squad kepada saya dan beberapa rekan saya yang salah satunya
adalah kakak rohani yang dulu ketika SMK setia mengejar saya agar saya ikut TUHAN YESHUA namun saya terus lari hingga ketika kami bertemu kembali ia jujur berkata ia sudah sampai pada titik 'menyerah' dengan saya waktu itu. Dan sejujurnya ini adalah kesempatan kedua buat saya di Eagle Squad sebab ketika
saya kelas 2 SMK, saya dilimpahi Otoritas untuk memegang Persekutuan tapi
ketika waktu Persekutuan selalu saya cancel karena saya lebih mementingkan Pacaran hingga Persekutuan itu hilang, dan vakum. Tapi ketika saya berbalik,
saya terus doakan bertahun-tahun kebangkitan Persekutuan itu kembali, saya doling, saya
peperangan meski terkadang harus sendiri namun saya tahu ada orang-orang, ada alumni-alumni yang
juga berdoa buat Persekutuan ini, dan hingga sampailah TUHAN bangkitkan kembali
bahkan dengan Nama Baru yang DIA beri, “Eagle Squad.” Mengapa Eagle, karena
kami memang ada di lingkungan TNI AU, Destiny kami Terbang Tinggi, bahkan Lebih Cepat
dan Gesit dari Rajawali.
Tidak dipungkiri bahwa semua
kebangkitan ini ada hubungannya dengan waktu ketika TUHAN utus saya ke Singapore
untuk pertama kalinya, dimana DIA suruh bawa Api Kegerakan Sulung di Singapore,
tepatnya di ACS Barker Road, dimana satu Persekutuan yang DIA pakai bernama
Eagle Gang membawa Revival bagi Singapore, saya ambil Api itu hanya beberapa
bulan sebelum Eagle Squad Lahir “Kembali.” Jadi akhirnya saya mengerti kemudian
bahwa Eagle Gang dan Eagle Squad TUHAN buat divine connection seperti Bapa-Anak (Gang ke Squad). Dari Eagle Gang
yang bernuansa Methodist TUHAN berikan Api kepada Kami yang bernuansa
Campur-Campur. Mengapa? Karena di Eagle Squad, kami yang melayani bukan hanya
ada dari satu Gereja saja, kami dari GKKD, GKI, GKJ, GKA, MDC bahkan untuk saya
sendiri punya latar belakang GKJ dan GSJA sebelum TUHAN tempatkan di GKKD. Juga
untuk yang kami layani bukan hanya Kristen (tentu dari beberapa Denominasi Gereja) saja, namun Katolik, Bahai dari
Afrika bahkan Messianic Judaism pun ada. Kami tak pernah bawa label Gereja dan
menawarkan bahwa mereka harus ikut Gereja kami, yang kami bawa itu KRISTUS,
YESHUA dan satu yang kami rindukan bahwa anak-anak Eagle Squad mengalami TUHAN,
mengenal TUHAN, berjalan bersamaNYA sama seperti kami, bahkan lebih dari kami
dengan catatan “kami takkan pernah mau tertinggal.”
Sekali lagi, kerinduanNYA adalah
TubuhNYA bersatu... buat saya dalam lingkup pelayanan di Eagle Squad bayarannya
cukup mahal, bahkan tanpa AnugerahNYA saya tak kan pernah bisa membayar
semuanya bahkan seluruh kamipun sesungguhnya tak bisa membayarnya. Banyak yang
harus dipertaruhkan, bahkan yang harus diletakkan untuk setiap kami ketika mulai
melayani Eagle Squad hingga hari ini, karena kami tahu mereka adalah Rajawali-Rajawali
muda yang tumbuh di lingkungan Tentara dan Penerbang, yang punya Destiny
menjadi Penakluk dan iblis takkan pernah diam saja mengenai hal itu, karena
mereka, Generasi Yoel yang sangat berbahaya bagi iblis dan jajarannya.
So, ujungnya mari kita Unity
sebagai Tubuh KRISTUS... jangan biarkan kita terpecah belah. Jangan biarkan JubahNYA tetap menjadi potongan-potongan, mari sepakat bersamaNYA agar JubahNYA kembali utuh, TubuhNYA utuh dalam Unity, biar kita semua Echad antara satu dengan yang lain sama seperti YESHUA Echad dengan BAPA.
TUHAN YESHUA Memberkati
By HIS Grace,
Joseph Raphael Prima
Sabtu, 09 April 2016
Paskah Anak Domba Elohim dan Singa dari Yehuda
9 April 2016
– 2 Nisan 5776 (After Sundown)
Bulan ini
ada sesuatu yang menarik, banyak dari kita merayakan Paskah/ Pesakh bulan lalu
dan menganggap Pesakh terjadi bulan lalu namun dari PerkataanNYA juga dengan
apa saja yang terjadi mengatakan bahwa bulan lalu adalah masa Purim, bukan
Pesakh. It's ok kita rayakan namun kita harus tahu bahwa bulan lalu itu Purim's
Season sesuai Kalender Ibrani.
Dan saya
semakin mantap, dan semakin percaya akan perkataanNYA bahwa Pesakh yang sesuai
dengan Kalender Ibrani adalah di bulan April. Pertama, kalender akademik Kampus
saya menyatakan pula bahwa Paskah ada di bulan April, buat saya itu bukan suatu
kebetulan karena memang PaskahNYA itu di bulan April ini.
Lalu tanda
selanjutnya saya menemukan bahwa pada tanggal 17 April nanti di langit malam
akan terlihat Bulan yang bersanding dengan Bintang Regulus yang dikatakan
Bintang Raja, salah satu Bintang yang muncul saat TUHAN YESUS lahir, Regulus
disebut Alpha Leo, bukankah YESUS adalah Sang Alpha / Aleph? Regulus juga
adalah salah satu bintang yang membentuk Rasi Bintang Leo. Ini bukan tentang
Zodiak, ini Astronomi yang TUHAN pakai untuk Orang-Orang Majus dapat
menemuiNYA,
keduanya
sangat berbeda.
[ Bulan dan
Regulus atau alpha Leo yang tampak dekat di langit malam. Keduanya hanya
terpisah 2,7º, dengan Regulus berada di utara Bulan. Keduanya bisa dinikmati
sejak Matahari terbenam di langit bagian timur dengan ketinggian Bulan sekitar
45º. ]
17 April
malam kita sudah masuk tanggal 10 Nisan,
apa yang terjadi pada tanggal 10 Nisan ribuan tahun yang lalu? Sesuai Kitab
Keluaran 12:3 TUHAN memberikan perintah untuk memilih Domba untuk Pesakh, untuk
Paskah / Passover!!! Dimana Pesakh akan
dimulai tanggal 14 Nisan atau tanggal 21 April petang. Bukankah TUHAN YESUS
adalah Anak Domba Elohim dan Singa dari Yehuda? Apakah ini kebetulan? Sama
sekali bukan kebetulan, karena yang namanya kebetulan itu sebenarnya tidak ada.
10 Nisan 5776, ribuan tahun lalu TUHAN berikan perintah orang Israel untuk memilih Domba Paskah, ribuan tahun lalu TUHAN YESUS menjadi Domba Paskah bagi kita dan bulan ini, tahun ini pada tanggal DIA memilih Domba Paskah muncul Bintang yang ribuan lalu muncul saat kelahiranNYA, saat kedatanganNYA yang pertama kali, Regulus yang disebut Bintang Raja dan Alpha Leo.
Bulan lalu
TUHAN buat Purim, Pembalikkan Keadaan yang luar biasa tapi bulan ini saya
percaya akan ada Pembalikkan Keadaan yang lebih Dahsyat lagi sebab Paskah
adalah Pembalikkan Keadaan Terbesar dan Terdahsyat yang pernah ada sepanjang
sejarah dunia.
Percaya dan
siapkah saudara/i??
By HIS
Grace,
Joseph Raphael
Prima
Revival and The New Chapter of Unity
9 April 2016 – 1 Nisan 5776 (Before Sundown)
Shabbat kali ini adalah Shabbat Sulung sebab terjadi saat 1
Nisan. Ada banyak hal yang terjadi disini. Yang membuat saya cukup terhenyak
dan melihat bahwa semuanya itu luar biasa.
Pertama 1 Nisan adalah hari dimana Musa terima perintah pertama
untuk orang Yahudi “Keluaran 12:1-2” di Mesir lalu 1 tahun kemudian tepat di 1
Nisan adalah hari dimana Musa membuat
Kemah Suci secara permanen hingga TUHAN suruh bangsa Israel berjalan kembali
dimana hari itu adalah hari ke 8 setelah 7 hari sebelumnya diadakan pelatihan
untuk para Imam dan pembangunan Kemah Suci.
Setelah Kemah Suci berdiri secara permanen dan ditahbiskan, Musa
serahkan tugas Keimamannya kepada Harun dan anak-anaknya. Namun pada tanggal
itu pula anak-anak Harun mati karena membawa Api Asing saat mereka bertugas.
1 Nisan juga adalah hari lahir dan matinya para Patriakh,
yaitu Abraham, Ishak dan Yakub.
Yang membuat hal ini menjadi lebih sesuatu adalah
Gereja saya, GKKD Jogja TUHAN suruh
adakan Penyembahan 24 Jam Non-Stop dimulai Jumat Petang hingga Sabtu Petang –
6pm until 6 pm. Dengan kata lain sepanjang Shabbat, sepanjang 1 Nisan di dalam
Kemah, Kemah Daud!!! Buat saya itu sesuatu yang luar biasa.
Ajaibnya lagi, beberapa jam setelah Penyembahan 24 Jam selesai
Konferensi Azusa Now dimulai. Perkiraan dalam waktu Indonesia mulai Sabtu 9 April 2016 Pukul 10 Malam Sampai Minggu 10 April
Pukul 1 Siang/Sore WIB dimana Penyembahan 24 Jam selesai pukul 6 Sore pada
Sabtu 9 April 2016.
Sabtu setelah matahari terbenam
kita masuk tanggal 2 Nisan. Ada sesuatu juga disini sebenarnya.
2Nisan adalah tanggal dimana
TUHAN memberikan perintah mengenai Lembu Merah atau pertama kalinya Lembu Merah
dipersiapkan. Namun 2 Nisan juga adalah hari dimana ada seorang Rabbi yang mati
dan meninggalkan pesan "I'm going to heaven; I leave you the
writings." Lihat Azusa Now diadakan pada tanggal 2 Nisan secara Kalender
Ibrani.
Bukankah Wlilliam J. Seymour meninggalkan banyak catatan
sejarah bagaimana dia dipakai TUHAN secara luar biasa di Azusa Street Revival?
Entah bagaimana dia naik maupun turun, semua itu untuk kita belajar saat kita
berada di tengah lawatan. Luar biasanya lagi yang hadir, yang bersatu dalam
Azusa Now bukan hanya dari pihak Gereja saja, bukan hanya dari Kekristenan
namun dari Jewish, dari Yudaisme Messianik juga turut bergabung dimana mereka
menyatakan ini Babak baru, ini New Chapter bagi Unity di dalam YESHUA
HAMASHIAKH!!!
Mau tidak mau ini berhubungan dengan orang Yahudi,
berhubungan dengan Lembu Merah. Setelah ribuan tahun Lembu Merah menghilang
dari Israel dan beberapa tahun belakang ini muncul kembali menandakan Bait Suci
ke 3 segera berdiri dan memang sudah sangat siap sekarang dan ini tandanya siap-siap Revival Terakhir.
Ps. Petrus Agung beberapa minggu sebelum dia pulang ke Sorga
sempat datang ke Azusa Street disana ada seorang yang berkata, sejujurnya orang
pertama yang dilawat saat Revival tersebut adalah Orang Jepang, apakah anda
tahu jika Orang Jepang itu punya hubungan dengan Orang Yahudi? Ya, mereka masih
ada dalam garis keturunan Suku Yehuda walau memang ada keturunan beberapa Suku
Lain di Jepang dengan kata lain Sulungnya Revival itu adalah Anak Sulung,
Israel – Keturunan. Dan William J. Seymour adalah orang yang TUHAN pakai untuk
bawa Revival itu, dimana dia bawa Api itu dari Wales Revival.
Dan kenapa diadakan Azusa Now? Karena ini peringatan 110
Tahun Azusa Street Revival. Dimana dari Revival ini lahir 600-800 Juta Orang
yang dipenuhi ROH KUDUS dan menjadi History Maker.
Ada satu pesan dari seorang Hamba TUHAN, Smith Wigglesworth (1859-1947),
seorang rasul iman yang dipakai Tuhan secara dahsyat dengan tanda-tanda heran
dan ajaib dalam pelayanannya, yang tercatat membangkitkan orang mati sampai 26
orang, pernah dia sampaikan sebuah
nubuat tentang lawatan Tuhan terakhir diakhir jaman. Beliau menyampaikan nubuat
bahwa 110 tahun setelah kebangunan rohani di Azusa Street, Tuhan akan membuat
lawatan besar Roh Kudus terakhir yang akan membawa banyak jiwa2 kedalam
Kerajaan Tuhan. Dan HARI INI, 9 April 2016 mari kita lihat dan saksikan hal tersebut dan ada didalamnya bergerak bersama DIA!!!
This is New Chapter for House of Judah and House of Ephraim, this is a New
Chapter of Unity. Di depan kita ada Gelombang Lawatan terbesar yang pernah ada,
Pentakosta ke 4, Shavuot ke 4 segera terjadi, Gelombang itu sedang menggulung
dari Sorga dan siap menerpa seluruh Bangsa-Bangsa!!!
Percaya dan siapkah saudara/i???
By HIS Grace,
By HIS Grace,
Joseph Raphael Prima
Langganan:
Postingan (Atom)



